MERAUKE || Cendrawasi7 – Ratusan pelajar di Merauke, Papua Selatan, mendapat bekal untuk menghadapi situasi darurat. Mereka dilatih melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD), termasuk teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP), agar mampu memberikan pertolongan awal ketika menemukan seseorang mengalami henti napas atau henti jantung.
Pelatihan digelar Kodam XXIV/Mandala Trikora di SMA Kartika XXX-1, Mopah Lama, Merauke, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus pelatihan BHD serentak yang memecahkan Rekor MURI.
Para peserta berasal dari SMA Kartika XXX-1 dan SMP YPK 2 Mopah Lama. Mereka tak hanya menerima penjelasan mengenai pertolongan pertama, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik RJP di bawah bimbingan tenaga kesehatan TNI.
Di wilayah Kodam XXIV/MT, kegiatan dipimpin Kakesdam XXIV/MT Kolonel Ckm dr. Abdul Haris Drakel, Sp.OT. Materi dan praktik RJP diberikan Kapten Ckm Ahmad Khoirul Umam, S.ST., selaku Kasi Kesprev Kesdam XXIV/MT.
Abdul Haris mengatakan kemampuan memberikan bantuan hidup dasar penting dikenalkan sejak usia sekolah. Harapannya, pelajar tidak panik ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan mereka.
”Pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini sangat vital. Kami ingin siswa-siswi di Merauke tidak panik saat menemukan orang henti napas atau henti jantung, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Ini adalah wujud pengabdian TNI untuk rakyat,” ujar Abdul Haris.
Pelatihan di Merauke terhubung secara virtual dengan kegiatan yang dipusatkan di Mabes TNI dan dipimpin Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFrA.
Dalam arahannya, Hadi menekankan kemampuan BHD bukan hanya penting bagi prajurit TNI. Masyarakat umum hingga pelajar juga perlu memahami langkah pertolongan pertama sebelum tenaga medis tiba.
Pelaksanaan pelatihan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia tersebut menjadi bagian dari pemecahan Rekor MURI untuk Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Tersebar di Seluruh Wilayah Indonesia.
Kodam XXIV/MT berharap pelatihan ini melahirkan kader-kader muda yang memiliki pengetahuan dasar pertolongan kegawatdaruratan. Bekal tersebut diharapkan dapat digunakan para pelajar saat menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat untuk menyelamatkan nyawa.
Kegiatan turut dihadiri Aslog Kasdam XXIV/MT Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., Waka Kesdam Letkol Ckm Daryoko, A.Md., Dandenkesyah 17.04.03 Merauke Letkol Ckm Zen Safara, S.T., Kakes Lanud J.A. Dimara Kapten Kes Wahyu Budi Prasetyo, S.Farm., Apt., serta Kakes Satrad 303/Merauke Letda Kes M. Nur.(C7)





