Papua Selatan

Nelayan Hilang Saat Memasang Jaring di Perairan Torasi Merauke

Avatar photo
×

Nelayan Hilang Saat Memasang Jaring di Perairan Torasi Merauke

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE||Cendrawasi7, Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Adifa Al Mubarak bernama Sakarias Seltid dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat memasang jaring di Perairan Torasi, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (24/9/2026).

‎

‎Peristiwa itu terjadi sekitar sembilan mil laut sebelah barat daya dari daratan Torasi. Informasi hilangnya korban disampaikan nakhoda KMN Adifa Al Mubarak, Haris, kepada petugas Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Torasi sekitar pukul 18.48 WIT.

‎

‎Berdasarkan laporan yang diterima, KMN Adifa Al Mubarak berangkat mencari ikan sekitar pukul 14.00 WIT. Kapal kemudian tiba di lokasi penangkapan ikan yang memiliki kedalaman sekitar lima meter.

‎

‎Sekitar pukul 15.20 WIT, para ABK mulai menurunkan jaring ke laut. Setelah kurang lebih 10 keping jaring diturunkan, salah satu bagiannya tiba-tiba kusut.

‎

‎Sakarias berusaha menahan jaring tersebut menggunakan kakinya. Namun, jaring diduga melilit kakinya dan menyeret korban hingga terjatuh ke laut.

‎

‎Korban sempat terlihat di permukaan air. Awak kapal kemudian menarik kembali jaring ke atas kapal, tetapi Sakarias sudah tidak terlihat.

‎

‎Nakhoda bersama para ABK langsung melakukan pencarian di sekitar titik jatuhnya korban. Upaya tersebut turut dibantu satu kapal lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

‎

‎Setelah sekitar satu setengah jam melakukan pencarian, nakhoda memutuskan kembali ke Muara Torasi sekitar pukul 17.00 WIT untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Posal Torasi.

‎

‎Petugas Posal Torasi selanjutnya meneruskan laporan kepada komando atas dan melaksanakan operasi pencarian menggunakan KMN Adifa Al Mubarak. Sejumlah kapal nelayan di sekitar lokasi juga turut membantu pencarian.

‎

‎Hingga laporan tersebut dibuat, Sakarias belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung di sekitar lokasi kejadian.

‎

‎Penyebab pasti hilangnya korban belum diketahui. Dugaan sementara, korban kesulitan bergerak dan berenang karena kakinya terlilit jaring. Kemungkinan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut berdasarkan hasil pencarian dan keterangan para saksi. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page