Papua Selatan

Masyarakat Adat Marind Imbuti Dukung PSN di Merauke, Minta Warga Lokal Tak Jadi Penonton

Avatar photo
×

Masyarakat Adat Marind Imbuti Dukung PSN di Merauke, Minta Warga Lokal Tak Jadi Penonton

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Masyarakat adat Marind Imbuti menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Mereka berharap program tersebut memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat adat, termasuk membuka lapangan kerja bagi generasi muda lokal.

Dukungan itu mengemuka dalam sosialisasi bertajuk “Bersama Masyarakat Sukseskan Program Strategis Nasional (PSN) untuk Merauke yang Mandiri dan Sejahtera” di Balai Adat Kampung Buti, Jalan Arafura, Distrik Merauke, Kamis (20/8/2026).

‎Sekitar 100 warga dan tokoh masyarakat menghadiri kegiatan yang dikoordinasikan Ketua Adat Suku Marind Imbuti, Yulius Romeo Mahuze.

Tokoh masyarakat Malind yang juga mantan Bupati Merauke, Frederikus Gebze, hadir sebagai narasumber. Turut hadir Wakil Ketua Adat Suku Marind Imbuti Lodekfikus Limay Gebze, Deputi Hukum Lembaga Adat Merauke Boby Romangun, serta Ketua Ikatan Perempuan Malin Imbuti Iwaga sekaligus Ketua RT 02 Buti, Margareta Iwalip Kaize.

Yulius mengatakan sosialisasi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat adat untuk berdialog dan memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan PSN di Merauke.

Menurutnya, PSN harus mampu menjadi peluang bagi masyarakat di tanah Anim Ha untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan, termasuk melalui pengembangan sektor pertanian serta pembangunan infrastruktur.

‎Ia juga mengajak masyarakat adat terlibat aktif dalam proses pembangunan dengan tetap menjaga hak-hak masyarakat serta kearifan lokal.

‎Sementara itu, Frederikus Gebze menyoroti besarnya investasi dan anggaran pembangunan yang masuk melalui PSN. Ia mengingatkan agar masyarakat adat, khususnya orang Marind, tidak hanya menjadi penonton di tengah pembangunan yang berlangsung di wilayahnya.

Frederikus mendorong pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi Papua Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Merauke, memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda Papua.

‎Menurutnya, manfaat pembangunan harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat lokal. Karena itu, komunikasi dan kesepahaman antara masyarakat adat, pemerintah, serta pihak pelaksana dinilai penting dalam pelaksanaan program.

‎Dukungan terhadap PSN juga disampaikan tokoh masyarakat Ignasius Bole Gebze. Mewakili masyarakat adat dan pemilik hak ulayat, Ignasius menyatakan menerima pelaksanaan program tersebut di Merauke.

Ia berharap PSN tidak hanya mendorong pembangunan daerah, tetapi juga menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi anak-anak muda lokal.

Pada akhir kegiatan, Yulius kembali menegaskan dukungan masyarakat adat Marind Imbuti terhadap keberlanjutan PSN. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap berjalan aman, damai, berkeadilan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat adat dan generasi mendatang di Merauke.

Kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama. Seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung aman dan lancar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page