Papua SelatanSosial

Majelis Ta’lim Animha Resmi Dibentuk di Merauke, Perkuat Syiar Islam hingga Tingkat Kampung

Avatar photo
×

Majelis Ta’lim Animha Resmi Dibentuk di Merauke, Perkuat Syiar Islam hingga Tingkat Kampung

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Majelis Muslim Papua (MMP) Kabupaten Merauke resmi membentuk kepengurusan Majelis Ta’lim (MT) Animha tingkat Kabupaten dan Distrik Merauke. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) itu digelar di Masjid Baitul Animha, Merauke, sebagai langkah awal memperkuat pembinaan dan syiar Islam hingga ke tingkat kampung.

Pembentukan MT Animha diprakarsai oleh Ketua Majelis Muslim Papua Kabupaten Merauke yang juga Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan (MRP PPS) sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Selatan, KH Abdul Awal Gebze, S.Pd. Sementara pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada Hj. Een Junaenah, S.Pd., M.Pd. selaku ketua panitia.

Majelis Ta’lim Animha berada di bawah naungan Majelis Muslim Papua Kabupaten Merauke dan akan dibentuk secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten, distrik hingga kampung-kampung sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi umat Islam.

Dalam sambutannya, KH Abdul Awal Gebze menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada kaum muslimat yang antusias menyambut pembentukan Majelis Ta’lim Animha dengan bersedia menjadi pengurus serta berpartisipasi aktif dalam pengembangan organisasi tersebut.

Ia menjelaskan, Majelis Muslim Papua merupakan organisasi yang didirikan di Jayapura pada 10 April 2007. Organisasi ini bergerak di bidang dakwah Islam dengan mengedepankan persatuan antara kaum Muhajirin dan Anshar di Tanah Papua.

Menurutnya, kaum Muhajirin adalah umat Islam yang datang dan menetap di Papua, sedangkan kaum Anshar merupakan Orang Asli Papua (OAP) yang memeluk agama Islam. Sinergi kedua kelompok tersebut dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun dakwah yang inklusif dan mempererat persaudaraan sesama umat Islam.

“Apabila sinergi antara Muhajirin dan Anshar terus dibangun, maka akan terbentuk kekuatan persatuan yang kokoh dalam mengembangkan dakwah Islam di Tanah Papua,” ujar Abdul Awal.

Ia juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan Islam untuk terus menjaga persatuan meski memiliki latar belakang dan wadah perjuangan yang berbeda.

“Institusi dakwah kita boleh berbeda-beda. Ada banyak organisasi Islam di Tanah Animha, namun semuanya ibarat perahu yang berlayar di samudera yang sama, yaitu samudera Laa Ilaaha Illallah, dengan tujuan membangun kehidupan yang bahagia dan sejahtera di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Abdul Awal berharap kehadiran Majelis Ta’lim Animha dapat menjadi motor penggerak pembinaan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memperluas syiar Islam hingga menjangkau seluruh kampung di Kabupaten Merauke.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan Majelis Ta’lim Animha tingkat Kabupaten dan Distrik Merauke, kemudian ditutup dengan doa bersama yang diikuti seluruh peserta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page