Merauke, Cendrawasi7.com – Sebanyak 50 penumpang Lion Air JT 797 memilih menunda perjalanan hingga hari berikutnya setelah pesawat yang mereka tumpangi tidak dapat mendarat di Bandara Sentani, Jayapura. Pesawat kembali ke Bandara Mopah, Merauke, akibat kondisi angin menyilang atau crosswind.
Sementara itu, 97 penumpang lainnya tetap melanjutkan perjalanan menuju Jayapura setelah kondisi cuaca membaik dan pesawat menjalani pemeriksaan.
Penerbangan menggunakan pesawat pengganti tersebut berangkat dari Bandara Mopah pada Selasa (6/10/2026) pukul 16.35 WIT. Pesawat membawa 147 penumpang, terdiri atas 145 orang dewasa dan dua anak-anak.
Saat mendekati Bandara Sentani, kondisi cuaca tidak memungkinkan pesawat mendarat dengan aman. Awak pesawat kemudian memutuskan melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal demi keselamatan seluruh penumpang.
Pesawat mendarat dengan aman di Bandara Mopah pada pukul 18.50 WIT. Setelah itu, petugas melakukan pengisian bahan bakar dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pesawat.
Penanganan di bandara turut melibatkan petugas teknis dan tim medis untuk pemeriksaan serta pelayanan kepada penumpang. Personel Polsubsektor Bandara Mopah bersama instansi terkait juga memberikan pengamanan selama proses tersebut.
Kapolsubsektor Bandara Mopah Merauke Iptu Nardi Suwahyono membenarkan kejadian itu. Ia menyampaikan bahwa kepolisian bersama unsur terkait memberikan pelayanan kepada penumpang selama penanganan pesawat di Bandara Mopah.
Di sisi lain, awak pesawat terus memantau perkembangan cuaca di Jayapura. Setelah cuaca membaik dan dinyatakan memenuhi persyaratan penerbangan, pesawat kembali dipersiapkan untuk berangkat.
Sebanyak 50 penumpang memilih mengalihkan jadwal keberangkatan ke hari berikutnya. Adapun 97 penumpang tetap melanjutkan perjalanan dengan penerbangan Lion Air JT 797.
Setelah pemeriksaan dan persiapan selesai, pesawat kembali lepas landas dari Bandara Mopah pada pukul 20.10 WIT menuju Bandara Sentani, Jayapura. (C7)





