KesehatanPapua Selatan

Lewat Sosialisasi KIE, Warga Papua Selatan Diajak Rencanakan Keluarga Sehat ‎

Avatar photo
×

Lewat Sosialisasi KIE, Warga Papua Selatan Diajak Rencanakan Keluarga Sehat ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Papua Selatan menggelar sosialisasi penguatan kapasitas Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), Sabtu (26/9/2026).

‎

‎Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyampaian informasi sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB).

‎

‎Sosialisasi tersebut dibuka Kepala Dinkes PPKB Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar. Dalam sambutannya, Benedicta menegaskan bahwa program KB bukan untuk melarang pasangan suami istri memiliki anak.

‎

‎Menurutnya, KB merupakan upaya membantu setiap keluarga merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak. Dengan perencanaan yang baik, orang tua diharapkan mampu memberikan perhatian, pengasuhan, pendidikan, serta asupan gizi yang memadai kepada setiap anak.

‎

‎“Program Keluarga Berencana bukan berarti melarang pasangan suami istri memiliki keturunan. Program ini bertujuan membantu keluarga merencanakan kelahiran agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat,” ujarnya.

‎

‎Ia menjelaskan, perencanaan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera. Pengaturan jarak kelahiran juga dinilai berperan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta mencegah berbagai risiko selama masa kehamilan dan persalinan.

‎

‎Melalui penguatan kapasitas KIE, para peserta diharapkan mampu menyampaikan informasi mengenai Program Bangga Kencana dengan bahasa yang sederhana, tepat, dan mudah dipahami masyarakat.

‎

‎Penyampaian informasi yang efektif dinilai penting untuk meluruskan anggapan keliru mengenai KB yang masih berkembang di tengah masyarakat. Edukasi juga perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi sosial dan budaya setiap wilayah di Papua Selatan.

‎

‎Dinkes PPKB Papua Selatan berharap kegiatan tersebut dapat memperluas jangkauan informasi mengenai keluarga berencana sekaligus mendorong masyarakat mengambil keputusan yang tepat dalam membangun keluarga.

‎

‎Program Bangga Kencana tidak hanya berfokus pada penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga mencakup pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, kesehatan reproduksi, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page