BANDA ACEH||Cendrawasi7.com, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR Aceh) menyesalkan adanya dugaan tindakan pemukulan terhadap rakyat yang dilakukan oleh aparat. Hal tersebut disampaikan melalui rekaman suara (voice note) Abang Samalanga yang beredar, Rabu (15/10/2026).
Dalam pernyataan tersebut, Ketua DPR Aceh menegaskan bahwa aparat seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru melakukan tindakan kekerasan. Ia meminta agar kejadian tersebut diusut tuntas dan meminta pertanggungjawaban secara resmi.
Pernyataan ini langsung menuai beragam reaksi di media sosial. Hingga 1 jam setelah diunggah oleh popularitas.com, postingan tersebut telah mendapat 181 likes dan 23 komentar.
Sebagian netizen mempertanyakan sikap yang sama terkait isu lain. “Jadi yg naikkan bendera separatis Nyan Hana kasesalkan apa hai,” tulis akun BARA.
Ada pula yang meminta klarifikasi resmi. “Bek bak media. Neu heii komandan jih secara resmi ke DPRA,” tulis akun Fadil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak DPRA terkait langkah konkret yang akan diambil menyikapi kasus dugaan pemukulan rakyat oleh aparat tersebut.
Bagaimana menurut Anda?/zal.





