Papua Selatan

Kebakaran Lahan di Merauke Nyaris Merembet ke Permukiman, 7 Mobil Pemadam Dikerahkan

Avatar photo
×

Kebakaran Lahan di Merauke Nyaris Merembet ke Permukiman, 7 Mobil Pemadam Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Jalan KPG, Gang Cendrawasi dan Gang Minak Sopal, Kelurahan Bambu Pemali, Distrik Merauke, Papua Selatan, Senin (28/9/2026). Api yang membesar akibat tiupan angin sempat mengancam rumah warga di sekitar lokasi.

‎

‎Kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 09.30 WIT. Seorang warga bernama Adi (43) melihat api muncul dari lahan kosong di samping rumahnya. Api kemudian dengan cepat membakar rerumputan kering di kawasan tersebut.

‎

‎Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran rumput oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

‎

‎Sekitar pukul 10.00 WIT, warga lainnya, David (38), melihat api semakin membesar dari arah belakang Masjid Jawahirul Ummah. Khawatir kobaran api merembet ke permukiman, ia kemudian menghubungi personel jaga Kodaeral XI dan Kodim 1707/Merauke untuk meminta bantuan.

‎

‎Mobil pemadam milik Kodaeral XI dan Kodim 1707/Merauke tiba di lokasi sekitar pukul 10.26 WIT. Petugas langsung berupaya memadamkan api yang terus bergerak mendekati rumah warga.

‎

‎Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan kedatangan dua mobil pemadam kebakaran Kabupaten Merauke, satu mobil pemadam BPBD Merauke, satu mobil pemadam Lanud J.A. Dimara, serta satu kendaraan water cannon Brimob Batalyon D Pelopor.

‎

‎Total tujuh kendaraan pemadam dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Personel Kodaeral XI, Kodim 1707/Merauke, Lanud J.A. Dimara, Brimob, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merauke terlibat dalam proses pemadaman.

‎

‎Setelah berlangsung selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.45 WIT. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan dan membasahi lahan secara menyeluruh untuk mencegah munculnya titik api baru.

‎

‎Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik masyarakat setempat dan pihak pengembang yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan perumahan. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page