Merauke, Cendrawasi7.com – Kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di empat kabupaten di Papua Selatan meningkat selama kabut asap melanda. Pemerintah provinsi telah menambah pasokan masker dan obat-obatan untuk mendukung penanganan masyarakat yang terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar, MARS, mengatakan peningkatan kasus terpantau melalui data surveilans yang dihimpun setiap minggu. Meski kenaikannya belum terlalu signifikan, kebutuhan masker dan obat-obatan tetap menjadi perhatian.
“Sejak kabut asap ini ada, terjadi peningkatan dari kasus infeksi saluran pernapasan atas,” kata Herlina saat ditemui awak media seusai penyerahan ambulans di kompleks Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (12/10/2026).
Herlina menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan kebutuhan penanganan dari empat kabupaten. Laporan terbaru datang dari Kabupaten Mappi yang membutuhkan tambahan masker dan obat-obatan untuk menangani ISPA.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dinas Kesehatan Papua Selatan telah menyalurkan stok penyangga atau buffer stock dari provinsi ke kabupaten. Menurutnya, persediaan di daerah masih mencukupi dan telah mendapat tambahan.
Masker yang disalurkan mencapai ribuan, dengan jumlah berbeda di setiap kabupaten. Penyalurannya disesuaikan dengan permintaan serta perhitungan kebutuhan masing-masing daerah. Namun, Herlina belum merinci total masker yang telah didistribusikan.
Pemprov Papua Selatan juga telah mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Kesehatan RI sekitar dua minggu lalu. Bantuan itu diharapkan dapat menambah persediaan masker dan obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan selama kabut asap berlangsung.
“Sejauh ini masih bisa diatasi dan ditangani oleh fasilitas kesehatan yang ada di empat kabupaten,” ujarnya.
Herlina mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Apabila harus beraktivitas di luar, warga disarankan menggunakan masker.
“Jika tidak terlalu penting untuk keluar dari rumah, tetap di dalam rumah. Jika harus keluar rumah, kami sarankan untuk menggunakan masker,” katanya.
Ia juga mengingatkan warga agar mencukupi kebutuhan air putih untuk mencegah dehidrasi di tengah cuaca ekstrem. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral turut dianjurkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Sementara itu, masyarakat yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan. (C7)





