MERAUKE || Cendrawasi7 – Himpunan Mahasiswa Kabupaten Tolikara (HMKT) Kota Studi Merauke resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026–2028. Pelantikan pengurus berlangsung di Gereja Baptis Pengharapan Merauke, Papua Selatan, Senin (31/8/2026).
Pelantikan kali ini mencatat sejarah baru dalam perjalanan organisasi tersebut. Untuk pertama kalinya, HMKT Kota Studi Merauke dipimpin seorang perempuan, yakni Icha A. Kogoya.
Icha dipercaya memimpin organisasi mahasiswa asal Kabupaten Tolikara itu untuk dua tahun ke depan. Kehadirannya sebagai ketua sekaligus menandai babak baru kepemimpinan HMKT yang pada periode-periode sebelumnya dipimpin laki-laki.
Dalam sambutannya, Icha menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari tanggung jawab memimpin organisasi tidak dapat dijalankan seorang diri sehingga membutuhkan dukungan seluruh anggota, senior, dan mahasiswa Tolikara yang berada di Merauke.
“Saya sangat bersyukur dan mengucap syukur kepada Tuhan atas tanggung jawab yang diberikan kepada saya. Sebagai manusia biasa, saya menyadari bahwa saya tidak dapat menjalankan tanggung jawab ini sendiri. Karena itu, saya memohon dukungan dan dorongan dari Tuhan, senior-senior, serta seluruh teman-teman,” ujar Icha.
Lanjutkan Perjuangan Asrama Mahasiswa
Selain memperkuat organisasi, Icha memastikan kepengurusan periode 2026–2028 akan melanjutkan sejumlah agenda yang telah diperjuangkan pengurus sebelumnya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan asrama bagi mahasiswa asal Kabupaten Tolikara yang sedang menempuh pendidikan di Merauke.
Menurut Icha, kepengurusan baru akan berupaya membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah agar kebutuhan mahasiswa tersebut dapat diperjuangkan secara bersama-sama.
“Kami siap menjalankan hasil keputusan kepengurusan sebelumnya terkait asrama. Ke depan, kami akan berusaha membangun kerja sama dengan pemerintah agar apa yang menjadi kebutuhan mahasiswa dapat diperjuangkan bersama,” katanya.
Icha berharap para senior, anggota, dan seluruh mahasiswa Tolikara di Kota Studi Merauke tetap terlibat dalam perjalanan kepengurusan baru. Dukungan berupa motivasi, arahan, maupun masukan dinilai penting agar roda organisasi berjalan dengan baik.
Kepengurusan HMKT periode 2026–2028 juga diharapkan mampu memperkuat persatuan mahasiswa Tolikara di Merauke serta menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berorganisasi, mengembangkan kepemimpinan, dan berkontribusi bagi daerah asal mereka.
Terpilihnya Icha sebagai perempuan pertama yang memimpin HMKT Kota Studi Merauke sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan organisasi mahasiswa Tolikara. (*)





