Berita

HUT ke-25 Langsa: Nikah Gratis, Rekor MURI, Santuni 2.028 Anak Yatim!

Avatar photo
×

HUT ke-25 Langsa: Nikah Gratis, Rekor MURI, Santuni 2.028 Anak Yatim!

Sebarkan artikel ini
Social Share

CENDRAWASI7.COM

LANGSA – Memperingati HUT ke-25 Kota Langsa, Pemerintah Kota Langsa meluncurkan program nikah gratis, menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dan memberikan santunan kepada 2.028 anak yatim dan piatu. Kegiatan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Sabtu (17/10/2026), dengan tema “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara”.

 

Upacara dipimpin Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., dan dihadiri Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, jajaran ASN, TNI-Polri, tokoh masyarakat, pelajar, serta tamu undangan.

 

Penghargaan MURI diberikan atas pembukaan 1.186 rekening saku valuta asing BCA Syariah. Pemko Langsa juga menyerahkan santunan jaminan sosial kepada ahli waris, bantuan UMKM, serta menggelar berbagai program untuk membantu masyarakat.

 

Dalam amanatnya, Jeffry menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat pembangunan dan mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Langsa pada akhir November 2025.

 

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan tunai Rp200.000 dan beras kepada keluarga terdampak, serta mengupayakan bantuan stimulan ekonomi dan penggantian peralatan rumah tangga.

 

Untuk program Jaminan Hidup (Jadup) tahap III, dari 23.869 kepala keluarga yang diusulkan, sebanyak 19.512 kepala keluarga disebut telah diproses di Kementerian Sosial dan kini berada di Kementerian Keuangan.

 

Di bidang peningkatan keterampilan, Pemko Langsa juga menyiapkan pelatihan bagi 210 warga berusia 17–40 tahun, meliputi bahasa Jepang, bahasa Inggris, barista, operator alat berat, dan servis sepeda motor.

 

Sementara itu, Baitul Mal Kota Langsa telah menyalurkan santunan anak yatim dan piatu senilai Rp202,8 juta. Pemko juga memberikan insentif pajak berupa penghapusan 100 persen sanksi administrasi atau piutang PBB-P2 serta pengurangan BPHTB sebesar 50 persen, yang berlaku pada 11–18 Oktober 2026.

 

Jeffry mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan berkolaborasi membangun Langsa yang maju, sejahtera, dan bermartabat.

 

Langsa adalah rumah kita bersama, Langsa adalah masa depan kita bersama, dan kemajuan Langsa merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

 

Dirgahayu ke-25 Kota Langsa. Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara.

 

Zainal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page