Papua Selatan

Harhubnas 2026, Insan Perhubungan Edukasi Pengendara di Lampu Merah Merauke ‎

Avatar photo
×

Harhubnas 2026, Insan Perhubungan Edukasi Pengendara di Lampu Merah Merauke ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE || Cendrawasi7 – Pengendara sepeda motor yang masih mengabaikan penggunaan helm menjadi sasaran kampanye keselamatan transportasi darat menjelang puncak Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Papua Selatan. Kalangan pelajar juga menjadi perhatian karena dinilai masih kerap mengesampingkan aturan berlalu lintas.

‎

‎Kampanye yang digelar insan perhubungan itu berlangsung di kawasan Lingkaran Brawijaya, Merauke, Senin (14/9/2026) sore. Petugas turun langsung menyapa pengendara dengan memanfaatkan waktu saat kendaraan berhenti di lampu merah.

‎

‎Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan, Danny Gozali, mengatakan kampanye difokuskan kepada pengguna kendaraan roda dua, terutama mereka yang belum menjadikan helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari kebiasaan berkendara.

‎

‎”Sasaran kita sebenarnya pengguna jalan roda dua, terutama yang tidak menggunakan helm. Banyak yang kita lihat di Kota Merauke, khususnya anak-anak SMA, biasanya mengesampingkan aturan lalu lintas yang baik,” kata Danny saat ditemui di sela kegiatan.

‎

‎Menurut Danny, edukasi diberikan secara langsung ketika pengendara berhenti di persimpangan. Cara itu dilakukan agar pesan keselamatan bisa diterima langsung oleh masyarakat yang sehari-hari beraktivitas menggunakan kendaraan bermotor.

‎

‎Kampanye tak hanya berisi imbauan. Insan perhubungan turut membagikan stiker berisi pesan keselamatan dan bunga kepada pengguna jalan. Sebanyak 12 helm juga diberikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara.

‎

‎Kegiatan tersebut melibatkan unsur perhubungan darat, laut dan udara serta Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke. Satlantas Polres Merauke turut mendukung kampanye dengan menyediakan helm yang kemudian dibagikan kepada masyarakat.

‎

‎Danny menyadari mengubah kebiasaan pengguna jalan tidak cukup hanya melalui satu kali kampanye. Edukasi, kata dia, perlu dilakukan secara rutin agar kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas terus tumbuh.

‎

‎”Untuk mencapai hasil yang maksimal mungkin tidak bisa hanya dengan kegiatan ini karena harus rutin dilakukan. Tetapi paling tidak kita bisa memberikan gambaran umum dan pengertian singkat kepada pengguna jalan, khususnya roda dua, bahwa kalau mengikuti aturan dan ketentuan yang ada, insya Allah kita bisa selamat,” ujarnya.

‎

‎Kampanye keselamatan transportasi darat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menjelang puncak Harhubnas 2026 di Papua Selatan.

‎

‎Melalui kegiatan tersebut, momentum Harhubnas tak hanya menjadi agenda seremonial insan transportasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan berawal dari kepatuhan terhadap aturan, termasuk menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page