Papua Selatan

Geger Pagi Buta di Tanah Miring Merauke, Pria Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan hingga Meninggal Dunia ‎

Avatar photo
×

Geger Pagi Buta di Tanah Miring Merauke, Pria Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan hingga Meninggal Dunia ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE, CENDRAWASI7.COM – Warga Kampung Yaba Maru, SP 9, Jalur 5, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang pria tergeletak di pinggir jalan, Sabtu (24/10/2026) pagi.

‎

‎Pria tersebut diketahui bernama Muhamad Soleh, warga setempat. Korban ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

‎

‎Meski sempat dievakuasi ke Puskesmas Tanah Miring untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong.

‎

‎Kapolsek Tanah Miring, Ipda Wilustono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 04.30 WIT.

‎

‎Saat itu, seorang saksi bernama Kusyanto sedang bersiap membuka kios miliknya. Tak lama kemudian, seorang warga datang memberitahukan adanya seseorang yang tergeletak di pinggir jalan.

‎

‎Mendapat informasi tersebut, Kusyanto langsung mengecek lokasi yang dimaksud.

‎

‎Setibanya di lokasi, saksi mendapati seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga lainnya dan Kepala Kampung Yaba Maru.

‎

‎Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan.

‎

‎Polisi Bergerak ke Lokasi

‎

‎Kapolsek menjelaskan, laporan penemuan korban diterima personel piket Polsek Tanah Miring sekitar pukul 06.14 WIT.

‎

‎Mendapat laporan tersebut, anggota piket yang dipimpin Kepala Jaga Regu I, Aipda Yeri Lindung, langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

‎

‎Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIT dan melakukan pengecekan terhadap kondisi korban.

‎

‎Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis, polisi bersama warga dan kepala kampung segera melakukan evakuasi.

‎

‎Korban kemudian dibawa menggunakan mobil siaga kampung menuju Puskesmas Tanah Miring.

‎

‎Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia pada pukul 06.50 WIT.

‎

‎Ditemukan Sejumlah Luka di Tubuh Korban

‎

‎Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami sejumlah luka pada beberapa bagian tubuh.

‎

‎Luka tersebut antara lain luka robek di bagian kepala dan telinga kiri, luka lecet pada dada, bahu kiri, serta perut.

‎

‎Selain itu, korban juga mengalami patah tulang pada bagian lengan dan bahu kiri.

‎

‎Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa korban mengalami kecelakaan lalu lintas sebelum ditemukan warga.

‎

‎Meski demikian, penyebab pasti kejadian belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penanganan serta penyelidikan lebih lanjut.

‎

‎Belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa tergeletak di lokasi tersebut maupun rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.

‎

‎Polisi Imbau Warga Berhati-hati

‎

‎Setelah melakukan penanganan di lokasi dan membantu proses evakuasi korban, personel Polsek Tanah Miring mengakhiri kegiatan sekitar pukul 08.15 WIT dan kembali ke Mapolsek.

‎

‎Selama proses penanganan berlangsung, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan terkendali.

‎

‎Polsek Tanah Miring mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berkendara pada malam hingga dini hari.

‎

‎Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kecelakaan maupun kejadian lain yang membutuhkan pertolongan petugas.

‎

‎Hingga kini, dugaan kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban ditemukan dalam kondisi terluka tersebut masih memerlukan kepastian lebih lanjut. (C7)

Editor: Udin Shiro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page