Mappi||Cendrawasi7, Dua kelompok pemuda terlibat aksi saling serang di simpang Jalan Tanjung Kopi, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Selasa (12/8/2026). Bentrokan yang melibatkan lemparan batu hingga senjata tajam itu diduga bermula dari aksi saling ejek saat sejumlah pemuda pulang dari hiburan pasar malam.
Dua kelompok yang terlibat berasal dari kawasan Jalan Tenemoghon dan Tanjung Kopi. Polisi yang menerima laporan warga langsung bergerak ke lokasi untuk menghentikan bentrokan dan mencegah jatuhnya korban.
Kapolres Mappi Kompol Suparmin melalui Kanit Pamapta III Ipda Ferdinan N. Pepuho mengatakan, setibanya di lokasi, personel langsung membentuk barikade untuk memisahkan kedua kelompok.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak massa sekaligus mencegah bentrokan semakin meluas.
”Dalam proses pembubaran, petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara karena situasi yang kian memanas. Menggunakan tameng antihuru-hara, personel mendorong mundur kedua kelompok massa agar kembali ke kediaman masing-masing,” kata Ferdinan.
Setelah kedua kelompok berhasil dipisahkan, polisi tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.
Aparat kemudian mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat. Kedua kelompok diberikan pemahaman mengenai dampak pertikaian serta diminta menahan diri agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Dari penyelidikan awal polisi, bentrokan diduga dipicu persoalan sepele. Sejumlah pemuda disebut saling mengejek ketika berjalan pulang seusai menyaksikan hiburan panggung rakyat atau pasar malam.
Adu mulut kemudian memanas hingga berujung aksi saling serang yang membuat warga di sekitar lokasi resah.
”Saat ini, situasi di sekitar simpang Jalan Tanjung Kopi dilaporkan sudah berangsur normal dan terkendali,” ujar Ferdinan.
Polres Mappi mengimbau masyarakat, terutama kalangan pemuda, tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi. Warga juga diminta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan kondusif. (*)





