Papua Selatan

Didampingi Pangdam, Menhan Sjafrie Periksa Kesiapan Yonif TP 818 Merauke hingga Beri Arahan Prajurit

Avatar photo
×

Didampingi Pangdam, Menhan Sjafrie Periksa Kesiapan Yonif TP 818 Merauke hingga Beri Arahan Prajurit

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE||Cendrawasi7. Com, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sejumlah pesan tegas kepada ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 818/Yuboi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (23/10/2026).

‎

‎Di hadapan sekitar 500 prajurit, Sjafrie menekankan bahwa tugas seorang prajurit TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara dan meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga harus mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎

‎Pengarahan tersebut disampaikan saat Menhan melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 818/Yuboi, Brigif TP 83/Bugodi, di Kampung Sermayam, Distrik Merauke.

‎

‎Dalam kunjungan itu, Menhan didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia bersama sejumlah pejabat tinggi TNI.

‎

‎Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat secara langsung kesiapan personel, kondisi pangkalan, serta fasilitas pendukung satuan dalam menjalankan tugas pertahanan negara, khususnya di wilayah Papua Selatan.

‎

‎Menhan Ingatkan Prajurit Tak Hanya Siap Tempur

‎

‎Dalam arahannya, Sjafrie meminta seluruh prajurit senantiasa meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan tugas, terutama di wilayah perbatasan negara.

‎

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.

‎

‎Selain memiliki kemampuan militer yang tangguh, prajurit Yonif TP 818/Yuboi diharapkan mampu menjalankan fungsi teritorial pembangunan dengan membantu masyarakat serta membangun kerja sama yang baik bersama pemerintah daerah.

‎

‎Peran tersebut dinilai penting agar kehadiran satuan TNI tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

‎

‎Menhan turut memberikan perhatian terhadap kedisiplinan dan kehidupan pribadi prajurit.

‎

‎Seluruh personel diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, terutama penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan prajurit sekaligus mencoreng nama baik institusi TNI.

‎

‎Sjafrie juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan markas, memperkuat kekompakan antarprajurit, serta mengelola penghasilan secara bijaksana demi kesejahteraan keluarga.

‎

‎Pangdam Mandala Trikora Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan dengan Rakyat

‎

‎Sementara itu, Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia menegaskan bahwa arahan Menteri Pertahanan harus menjadi perhatian seluruh prajurit dalam menjalankan tugas sehari-hari.

‎

‎Menurutnya, kesiapan tempur dan profesionalisme merupakan hal mendasar yang harus terus ditingkatkan. Namun, kemampuan tersebut juga perlu diimbangi dengan disiplin, soliditas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

‎

‎Prajurit diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap dan tindakan yang mencerminkan nilai-nilai pengabdian TNI.

‎

‎Terlebih, keberadaan satuan teritorial pembangunan di Papua Selatan memiliki peran strategis dalam mendukung pertahanan sekaligus membantu percepatan pembangunan di wilayah penugasan.

‎

‎Dengan demikian, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya diukur dari kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga dari kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat.

‎

‎Tinjau Fasilitas Markas dan Kesiapan Personel

‎

‎Sebelum memberikan pengarahan, Menhan bersama rombongan terlebih dahulu meninjau sejumlah bangunan dan fasilitas di lingkungan Markas Yonif TP 818/Yuboi.

‎

‎Rombongan juga menerima paparan dari Komandan Yonif TP 818/Yuboi mengenai kondisi satuan serta kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas.

‎

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tri Budi Utomo, Plt Sekjen Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema, dan Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto.

‎

‎Selain jajaran pejabat TNI, Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah juga hadir dalam kunjungan kerja tersebut.

‎

‎Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penulisan pesan dan kesan oleh Menteri Pertahanan serta sesi foto bersama para prajurit.

‎

‎Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan satuan sekaligus memastikan Yonif TP 818/Yuboi memiliki kesiapan personel dan sarana pendukung yang memadai.

‎

‎Melalui kunjungan tersebut, Kodam XXIV/Mandala Trikora diharapkan semakin memperkuat peran prajurit dalam menjaga pertahanan negara, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat di Papua Selatan.

‎

‎Sumber: Pendam XXIV/Mandala Trikora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page