MAPPI || Cendrawasi7 – Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat untuk Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, resmi ditutup, Sabtu (29/8/2026).
Penutupan yang dipusatkan di Kampung Hafo, Distrik Assue, itu sekaligus menandai rampungnya pembangunan dua unit asrama bagi siswa SMP Negeri 01 Assue.
Upacara penutupan dilaksanakan secara daring dan dipimpin Dandim 1704/Mappi Letkol Inf Bayu Adhi Nigroho. Sekitar 70 orang dari unsur pemerintah daerah, DPRK, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tenaga kesehatan, guru, dan masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bayu mengatakan Karya Bakti Skala Besar merupakan program TNI AD yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan kementerian.
Menurut dia, Kodim 1704/Mappi menjadi salah satu dari tiga Kodim di wilayah Kodam XXIV/Mandala Trikora yang mendapat kesempatan menjalankan program kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam program tersebut, kementerian menentukan sasaran pembangunan, sedangkan jajaran TNI AD bertugas melaksanakan pekerjaan di lapangan.
”Alhamdulillah, dua unit asrama yang menjadi sasaran kegiatan di wilayah ini dapat kami selesaikan dalam waktu yang tersedia. Kami berharap fasilitas tersebut dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi adik-adik sekalian,” ujar Bayu.
Ia berharap keberadaan asrama tersebut tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga mendorong siswa lebih tekun belajar dan mengejar cita-cita.
Bayu mengingatkan para pelajar untuk memanfaatkan perhatian dan fasilitas yang telah diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya.
”Rasa syukur itu hendaknya diwujudkan melalui semangat belajar yang lebih baik, bekerja keras, dan terus berusaha untuk meraih cita-cita,” katanya.
Siswa Sampaikan Terima Kasih
Rampungnya pembangunan asrama mendapat sambutan dari para siswa SMP Negeri 01 Assue. Perwakilan siswa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan jajaran TNI AD karena telah menyediakan tempat tinggal yang lebih layak.
”Kami mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memberikan tempat tinggal yang layak. Semoga dengan adanya asrama ini kami bisa rajin belajar,” ujar perwakilan siswa.
Selain pembangunan asrama di Mappi, Karya Bakti Skala Besar juga dilaksanakan di Kabupaten Asmat yang masih masuk wilayah tanggung jawab Kodim 1704/Mappi.
Bayu menyebut sejumlah pekerjaan di Asmat meliputi perbaikan satu unit sekolah taman kanak-kanak, rehabilitasi dua gereja, serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Ia berharap sekolah maupun masyarakat dapat terus menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana di wilayah masing-masing sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program serupa ke depan.
Menurut Bayu, keberhasilan Karya Bakti tidak hanya bergantung pada TNI, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
”Melalui program Karya Bakti ini, dengan dukungan anggaran yang tersedia serta kemampuan personel yang kami miliki, kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Setelah upacara, dua asrama diresmikan melalui pemotongan pita oleh Dandim 1704/Mappi bersama anggota DPRK dan perwakilan pemerintah Distrik Assue.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako dan alat tulis kepada siswa SMP Negeri 01 Assue. Para pelajar juga menampilkan sejumlah tarian sebagai bagian dari rangkaian penutupan.
Karya Bakti tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik. Pemerintah, sekolah, dan masyarakat didorong bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (*)





