Papua Selatan

Boven Digoel Dukung Pengembangan PSN, Agrinas Janji Libatkan Masyarakat Lewat Plasma

Avatar photo
×

Boven Digoel Dukung Pengembangan PSN, Agrinas Janji Libatkan Masyarakat Lewat Plasma

Sebarkan artikel ini
Social Share

BOVEN DIGOEL || Cendrawasi7 – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menyatakan dukungan terhadap persiapan pengembangan Program Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan. Namun, pengembangan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, mulai dari lapangan pekerjaan hingga peluang ekonomi.

 

Dukungan itu mengemuka dalam sosialisasi yang digelar PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Kampung Anggai, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (1/9/2026).

 

Sosialisasi mengusung tema “Kemitraan untuk Kesejahteraan Pembangunan Kelapa Sawit di Boven Digoel untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi Nasional.”

 

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, pemilik tanah dan perusahaan untuk membahas rencana pengembangan kawasan sekaligus manfaat yang diharapkan dapat dirasakan masyarakat.

 

Bupati Boven Digoel mengapresiasi sosialisasi tersebut. Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh informasi secara jelas mengenai maksud, tujuan hingga dampak program yang akan dikembangkan di wilayah mereka.

 

Pemkab Boven Digoel pada prinsipnya mendukung kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara dalam pengembangan kawasan. Meski demikian, manfaat pembangunan diharapkan benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya warga Kampung Anggai dan Distrik Jair.

 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah terbukanya lapangan pekerjaan dan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

 

Masyarakat setempat diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi diberikan kesempatan terlibat dan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi yang berkembang.

 

Pemilik Tanah Diminta Terus Dilibatkan

 

Dari sisi masyarakat adat, pentingnya komunikasi dengan pemilik tanah juga menjadi perhatian.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Boven Digoel yang turut menyampaikan pandangan dari unsur lembaga adat menekankan perlunya komunikasi intensif antara perusahaan, pemerintah, tokoh adat dan para pemilik tanah di kampung maupun distrik.

 

Keterlibatan seluruh pihak dinilai penting agar proses pengembangan berjalan dengan komunikasi yang baik sekaligus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.

 

Pada prinsipnya, masyarakat disebut mendukung kehadiran negara dalam mengelola dan mengembangkan potensi lahan di Papua Selatan. Namun, pengembangan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Agrinas Siapkan Pola Inti-Plasma

 

Wakil Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan pengembangan kawasan inti harus berjalan bersama dengan pengembangan plasma bagi masyarakat.

 

Pola kemitraan tersebut dinilai menjadi salah satu instrumen penting agar masyarakat sekitar ikut memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan perkebunan.

 

Selain plasma, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian. Akses jalan menuju wilayah pengembangan diharapkan dapat dibangun dengan baik sehingga tidak hanya menunjang aktivitas perusahaan, tetapi juga membantu mobilitas masyarakat.

 

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMO, Wadirut Agrinas menyatakan memiliki tanggung jawab untuk memastikan program di Papua berjalan sesuai rencana dan tanggung jawab yang diberikan.

 

Ia juga mengapresiasi sambutan masyarakat terhadap rencana pengembangan tersebut.

 

Menurutnya, kehadiran BUMN di Papua Selatan tidak hanya berorientasi pada keuntungan perusahaan. Pengembangan yang dilakukan juga harus memiliki orientasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui pola plasma, manfaat ekonomi bagi masyarakat diharapkan semakin terlihat dalam beberapa tahun mendatang.

 

Rencana Pengembangan 400 Ribu Hektare

 

Dalam sosialisasi tersebut turut dipaparkan gambaran rencana pengembangan kawasan di Papua Selatan.

 

Dari sekitar 700 ribu hektare kawasan yang disebut dalam pemaparan, sekitar 400 ribu hektare direncanakan untuk pengembangan penanaman.

 

Selain perkebunan, terdapat pula rencana pembangunan fasilitas biodiesel di Boven Digoel yang ditargetkan sekitar 2033-2035.

 

Rencana tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah bagi daerah sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan dan energi nasional.

 

Bagi masyarakat Kampung Anggai dan Distrik Jair, pengembangan kawasan diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, memperluas peluang usaha serta memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

 

Sosialisasi di Kampung Anggai sekaligus menjadi ruang awal untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, pemilik tanah dan perusahaan.

 

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengembangan PSN di Papua Selatan tidak hanya mengejar target pembangunan nasional, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat serta menikmati manfaat pembangunan.

 

PT Agrinas Palma Nusantara menegaskan komitmennya membangun kemitraan melalui pola inti-plasma, membuka peluang ekonomi serta mendorong manfaat pembangunan bagi masyarakat sekitar kawasan.

 

Dengan keterlibatan pemerintah daerah, masyarakat adat dan pemilik tanah, pengembangan kawasan di Boven Digoel diharapkan berjalan secara bertahap dan berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, ketahanan pangan dan energi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page