MERAUKE||Cendrawasi7, Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI resmi ditutup setelah berlangsung selama dua hari di Aula Makodim 1707/Merauke, Papua Selatan, Senin (28/9/2026).
Turnamen yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI itu tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaring dan membina atlet domino potensial di Papua Selatan.
Tim Atom Five H keluar sebagai juara pertama, disusul Atom Five E sebagai juara kedua. Sementara itu, Marinir A menempati posisi ketiga dan Tim Toja yang mewakili Korem 174/Anim Ti Waninggap meraih juara keempat.

Ketua ORADO Papua Selatan Nickson Pampang mengucapkan selamat kepada para pemenang. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat para pemain cepat berpuas diri.
Para atlet diminta terus berlatih serta mengasah ketelitian, strategi, dan kemampuan bermain agar mampu bersaing dalam kejuaraan yang lebih tinggi.

“Saya berharap ini tidak sampai di sini. Mari kita berlatih lagi dan mengasah kemampuan bermain di ORADO. Kegiatan ini jangan hanya menjadi euforia, tetapi pembinaan harus tetap berjalan. Kalau pembinaan berjalan, prestasi pasti mengikuti,” ujar Nickson.
Menurut Nickson, persaingan dalam turnamen tersebut memperlihatkan perkembangan positif olahraga domino di Merauke. Terlebih, juara pertama dan kedua berasal dari klub yang sama.

Capaian itu dinilainya menunjukkan bahwa pembinaan di tingkat klub mampu memberikan hasil. Ia berharap klub-klub lainnya juga terus berkembang dan semakin kompetitif sehingga dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Merauke dan Papua Selatan.
Nickson menjelaskan, turnamen terbuka, liga, dan kejuaraan daerah merupakan sarana penting untuk menambah pengalaman bertanding. Pemain potensial selanjutnya dapat dibina secara berjenjang melalui pengurus cabang, pengurus provinsi, hingga pengurus pusat.
Pembinaan tersebut dilakukan melalui Kejuaraan Cabang (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), serta kejuaraan tingkat nasional.
ORADO Papua Selatan sebelumnya juga telah mengirimkan atlet untuk mengikuti kejuaraan di Bogor, Jawa Barat. Meski belum memperoleh hasil maksimal, pengalaman itu dinilai penting untuk meningkatkan ketepatan, kejelian, strategi, dan mental bertanding para atlet.
“Pengalaman mengikuti kejuaraan di luar daerah menjadi bagian dari proses pembinaan. Atlet harus terus belajar agar semakin siap menghadapi pertandingan pada level yang lebih tinggi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Nickson juga menyampaikan apresiasi kepada Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, jajaran Kodim 1707/Merauke, Pengurus Cabang ORADO Merauke, serta seluruh panitia yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen.
Ia menilai Aula Makodim 1707/Merauke menjadi tempat yang representatif dan nyaman untuk menggelar turnamen.
“Semoga ke depan kita kembali berkolaborasi, baik dalam rangka hari ulang tahun Kodim maupun kegiatan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo mengapresiasi kerja keras panitia dan personel Kodim yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari proses pendaftaran dan promosi hingga penyiapan sarana pertandingan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan anggota Kodim yang telah bahu-membahu menyiapkan kegiatan ini. Alhamdulillah, turnamen dapat berjalan lancar dan kita sudah memperoleh para pemenangnya,” kata Bayu.
Bayu berpesan agar para atlet tidak hanya berorientasi pada hadiah saat mengikuti kompetisi. Menurut dia, setiap peserta harus berani menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan.
“Kalau berlomba, tidak perlu melihat hadiahnya. Keluarkan kemampuan secara maksimal. Kalau kemudian menjadi juara satu, dua, atau tiga, itu bonus,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang. Adapun peserta yang belum meraih juara diminta tidak berkecil hati dan kembali mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen berikutnya.
Menurut Bayu, tujuan utama turnamen tersebut bukan sekadar mencari pemenang, melainkan juga mempererat silaturahmi, memperkuat komunitas, serta menjaring atlet domino potensial.
“Turnamennya selesai, tetapi silaturahmi harus tetap berjalan. Kita berkumpul, bertemu, berbicara, dan memperkuat komunitas,” katanya.
Kodim 1707/Merauke, lanjut Bayu, terbuka untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga serupa. Fasilitas yang tersedia juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat selama digunakan secara positif dan bertanggung jawab.
“Kodim 1707/Merauke siap mendukung kegiatan olahraga domino dan kegiatan positif lainnya. Tempat ini milik masyarakat Merauke. Kalau ada kegiatan lagi, kami sangat terbuka,” pungkasnya. (C7)





