MAPPI, CENDRAWASI7.COM – Pemerintah Kabupaten Mappi menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan tenaga pendidik dan Program 1.000 Sarjana. Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas akses kuliah sekaligus menyiapkan putra-putri Mappi menghadapi persaingan dunia kerja.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam acara tatap muka Pemkab Mappi bersama jajaran UNJ di Gedung Qhaindau Uri, Kepi, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Minggu (1/11/2026).
Pertemuan dihadiri Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu, Rektor UNJ Prof. Dr. Kamarudin, serta Ketua Majelis Wali Amanat UNJ Prof. Ir. Nizam. Sekitar 300 tamu undangan turut mengikuti kegiatan tersebut.
Kerja sama Pemkab Mappi dan UNJ mencakup pelatihan bagi 1.000 guru, kepala sekolah, dan pengawas untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Sementara itu, Program 1.000 Sarjana membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Mappi melalui beasiswa pemerintah daerah di UNJ.
Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu mengatakan pembangunan sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendasar daerahnya. Ia ingin keterbatasan yang dihadapi anak-anak Mappi dijawab melalui pendidikan dan pendampingan yang berkesinambungan.
Menurutnya, perubahan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan penggunaan aplikasi dalam pekerjaan, menuntut masyarakat terus mengembangkan kemampuan.
“Setiap orang dituntut mempersiapkan dirinya untuk beradaptasi terhadap tuntutan-tuntutan perubahan itu sendiri. Kita tidak bisa berdiam diri dan tidak bisa hidup biasa-biasa saja,” kata Agawemu.
Ia mengapresiasi UNJ yang memberikan kesempatan belajar sekaligus pendampingan kepada mahasiswa asal Mappi. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk membantu mahasiswa mengatasi kesenjangan kemampuan akademik dan membangun kepercayaan diri.
Agawemu juga mendorong evaluasi kemampuan calon mahasiswa dilakukan sejak awal. Pemetaan itu mencakup penguasaan bahasa Inggris, matematika, pengetahuan lain, hingga karakter peserta didik agar pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Selain pemerintah dan perguruan tinggi, ia mengajak masyarakat terlibat membantu pendidikan anak-anak Mappi melalui pengasuhan dan pendampingan sejak usia sekolah.
“Kalau bapak ibu bisa asuh satu dua anak, mari lakukan dari dia masih SD, SMP, dan SMA supaya anak-anak itu terbentuk menurut cara dan pola hidup yang bapak ibu jalani,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat UNJ Prof. Ir. Nizam mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, pembangunan pendidikan membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, keluarga, masyarakat, dan pelaku ekonomi.
“Investasi di dalam dunia pendidikan adalah investasi untuk masa depan, investasi untuk generasi estafet kita, dan tidak pernah ada kata rugi di dalam membangun pendidikan,” kata Nizam.
Ia menilai pengembangan pendidikan di Mappi perlu disesuaikan dengan potensi daerah. Karakter Mappi sebagai kabupaten seribu rawa, menurutnya, dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda.
Nizam berharap anak-anak Mappi mampu menguasai teknologi dan memanfaatkannya untuk mengembangkan daerah. Dengan kemampuan tersebut, mereka diharapkan menjadi pelaku sekaligus penentu pembangunan di tanah kelahirannya.
Rektor UNJ Prof. Dr. Kamarudin menyatakan kesiapan kampusnya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Mappi. Dukungan itu terutama melalui pendidikan, dengan peluang pengembangan kerja sama pada bidang lain, termasuk pariwisata.
Ia mengatakan pembinaan mahasiswa asal Mappi juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri agar mereka mampu berkembang dan menjadi pelopor di bidang masing-masing setelah lulus.
“Kami ingin anak-anak Mappi ini masa depannya bersinar,” ujarnya.
Kamarudin turut mendorong penjaringan bakat dilakukan sejak dini. Siswa yang memiliki kemampuan istimewa diharapkan segera memperoleh pembinaan agar potensinya dapat berkembang lebih cepat.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penayangan video kerja sama Pemkab Mappi dan UNJ, pertukaran cendera mata, serta foto bersama. (C7)





