KesehatanPapua Selatan

Cegah Anak Terlewat Imunisasi, Dinkes Papua Selatan Perkuat Data dan Layanan

Avatar photo
×

Cegah Anak Terlewat Imunisasi, Dinkes Papua Selatan Perkuat Data dan Layanan

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE, Cendrawasi7 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Provinsi Papua Selatan menggelar workshop untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas imunisasi. Salah satu fokusnya ialah mencari anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi, terutama di wilayah dengan cakupan layanan rendah.

‎

‎Kepala Dinkes-PPKB Papua Selatan, dr. Benedicta CH Rahangiar, dalam sambutan yang dibacakan Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan P2P, Agustinus Muyak, meminta petugas tidak hanya menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.

‎

‎Petugas didorong bekerja sama dengan kader, tokoh masyarakat, dan pihak terkait untuk mendatangi wilayah yang masih memiliki anak belum terlayani.

‎

‎“Workshop ini diselenggarakan dengan satu tujuan besar: menyusun strategi konkret agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak imunisasinya,” demikian isi sambutan tersebut. Senin (21/09/2026).

‎

‎Selain upaya jemput bola, Benedicta menekankan pentingnya memeriksa kembali data sasaran imunisasi. Data yang akurat diperlukan agar anak yang belum mendapat layanan dapat ditemukan dan ditindaklanjuti.

‎

‎Petugas juga diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Pendekatan yang jelas dan humanis dinilai penting untuk menjawab keraguan serta informasi keliru mengenai imunisasi.

‎

‎Menurut Benedicta, keterampilan petugas perlu terus diperbarui karena pelaksanaan imunisasi menghadapi tantangan geografis, keterbatasan tenaga, hingga perubahan kebijakan teknis. Workshop ini juga membahas pengelolaan vaksin, keamanan pemberian imunisasi, surveilans, serta pencatatan dan pelaporan.

‎

‎Dalam arahannya, Agustinus mengatakan Dinas Kesehatan memiliki peran sebagai regulator, koordinator, dan fasilitator. Ketiga peran itu, menurutnya, diperlukan agar program imunisasi berjalan terarah dan dapat menjangkau masyarakat di empat kabupaten Papua Selatan.

‎

‎Peserta workshop merupakan pengelola program imunisasi dari dinas kesehatan kabupaten dan puskesmas. Materi disampaikan oleh tiga narasumber dari Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan, yakni Gestafiana, Hashta Meyta, dan Retna Ayu Wiarsih, serta Brian Cristian dari WHO Indonesia untuk Papua Selatan.

‎

‎Workshop ini diharapkan meningkatkan mutu layanan, menjaga keamanan dan efektivitas vaksin, mengurangi kesalahan pemberian, serta memperluas cakupan imunisasi dan kepercayaan masyarakat. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page