Papua Selatan

Panen Kedelai di Kumbe Tembus 1,2 Ton per Hektare, Kodaeral XI Dorong Lahan Produktif

Avatar photo
×

Panen Kedelai di Kumbe Tembus 1,2 Ton per Hektare, Kodaeral XI Dorong Lahan Produktif

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE || Cendrawasi7 – Lahan binaan Kodaeral XI di Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, mulai menunjukkan potensi sebagai kawasan produksi pangan. Dari sekitar tiga hektare lahan kedelai yang dipanen, produktivitasnya tercatat mencapai sekitar 1,2 ton per hektare.

‎

‎Panen raya tersebut dilakukan Komandan Kodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., bersama para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral XI dan kelompok tani binaan, Senin (14/9/2026).

‎

‎Lahan kedelai yang dipanen merupakan bagian dari kawasan pertanian seluas kurang lebih 107 hektare. Hasil panen ini sekaligus menjadi evaluasi terhadap program pembinaan pertanian yang dijalankan Kodaeral XI dalam mendukung ketahanan pangan di Papua Selatan.

‎

‎Bagi Kodaeral XI, pemanfaatan lahan tersebut tidak berhenti pada mengejar hasil produksi. Program itu juga diarahkan untuk memperkuat kelompok tani dan mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.

‎

‎Sebelum turun melakukan panen, Joko bersama jajaran terlebih dahulu bertatap muka dengan kelompok tani binaan. Pertemuan itu membahas perkembangan tanaman, hasil produksi hingga peluang mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia.

‎

‎Joko mengatakan potensi pertanian Papua Selatan perlu dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. TNI AL, kata dia, akan mengambil bagian melalui pembinaan petani maupun pemanfaatan lahan yang dapat digunakan untuk kegiatan produktif.

‎

‎“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral XI, akan terus berkontribusi melalui pemanfaatan lahan, pembinaan kelompok tani, serta mendorong pengembangan potensi pertanian yang ada di wilayah Papua Selatan,” ujar Joko.

‎

‎Menurutnya, sinergi TNI AL, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar potensi lahan pertanian di Papua Selatan dapat memberikan hasil yang lebih besar.

‎

‎Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang tersedia tidak hanya dapat menjadi sumber produksi pangan, tetapi juga diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat dan petani setempat.

‎

‎Usai panen, Joko bersama rombongan turut meninjau lahan hibah milik TNI AL seluas sekitar 1,2 hektare. Lahan tersebut dilihat sebagai salah satu aset yang berpotensi dioptimalkan untuk mendukung kegiatan produktif.

‎

‎Program pertanian Kodaeral XI ini merupakan bagian dari tindak lanjut instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

‎

‎Kodaeral XI menyatakan akan melanjutkan pembinaan kelompok tani serta mendorong pemanfaatan lahan pertanian untuk memperkuat produksi pangan di Papua Selatan. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page