Berita

Kebakaran Lahap 5,5 Hektare, Tim Gabungan Bergerak Cegah Api Meluas

Avatar photo
×

Kebakaran Lahap 5,5 Hektare, Tim Gabungan Bergerak Cegah Api Meluas

Sebarkan artikel ini
Social Share

CENDRAWASI7.COM

TELUK WONDAMA — Kebakaran lahan semak belukar kering melanda kawasan Blok 71 KTS, Kampung Oyya, Distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Rabu (26/8/2026).

Api dengan cepat menjalar di tengah kondisi lahan yang kering, diperparah cuaca panas dan tiupan angin kencang. Kobaran api diperkirakan telah membakar sekitar 5,5 hektare lahan.

Kebakaran diduga dipicu percikan bara atau sisa api dari aktivitas pembersihan lahan. Meski api membakar area cukup luas, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan.

Merespons situasi tersebut, Kodim 1811/Teluk Wondama bersama Yonif TP 862/UW, Polri, Pemerintah Daerah, Damkar/BPBD, Basarnas, dan masyarakat bergerak melakukan penanganan. Sebanyak 125 personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyekatan di sejumlah titik serta pembasahan lahan. Strategi ini dilakukan untuk memutus jalur penjalaran api sekaligus mencegah kobaran merembet ke area perkebunan dan permukiman warga.

Upaya pemadaman diperkuat dengan satu unit truk tangki air, dua pompa air, kendaraan angkut, ambulans, serta sejumlah sarana pendukung lainnya.

Namun, perjuangan belum selesai.

Hingga Rabu sore, sejumlah titik api masih ditemukan menyala. Personel gabungan pun tetap disiagakan untuk melakukan pendinginan dan pembasahan secara intensif, termasuk menyasar sisa bara yang berada di bawah lapisan lahan.

Langkah tersebut menjadi penting karena bara yang tertinggal berpotensi kembali memicu kebakaran ketika bertemu kondisi lahan kering dan hembusan angin.

Kolaborasi lintas instansi dan masyarakat menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran agar tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Kodim 1811/Teluk Wondama bersama seluruh unsur terkait juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melakukan aktivitas pembersihan lahan di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang.

Kebakaran memang berhasil dikendalikan, tetapi ancaman api belum sepenuhnya berakhir. Sisa bara sekecil apa pun tetap harus diwaspadai agar Kampung Oyya tidak kembali dikejutkan kobaran api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page