OlahragaProvinsi Papua selatan

Talent Detection Digelar di Merauke, Gubernur Bidik Anak Papua Selatan Masuk Timnas ‎

Avatar photo
69
×

Talent Detection Digelar di Merauke, Gubernur Bidik Anak Papua Selatan Masuk Timnas ‎

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menaruh harapan besar agar talenta muda dari wilayahnya mampu menembus pembinaan tim nasional (timnas) futsal Indonesia. Harapan itu disampaikan saat membuka kegiatan Talent Detection Timnas Futsal Indonesia di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Minggu (26/4/2026).

‎Dalam sambutannya, Apolo menegaskan ajang seleksi ini menjadi peluang penting bagi anak-anak Papua Selatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim pelatih nasional.

‎“Dari seleksi ini, kami berharap ada anak-anak Papua Selatan yang bisa lolos dan masuk dalam pembinaan timnas,” ujarnya.

‎Namun di balik optimisme tersebut, Apolo tak menutup mata terhadap keterbatasan yang masih dihadapi daerahnya. Ia menyebut Papua Selatan sebagai provinsi baru yang tengah berbenah, termasuk dalam penyediaan sarana dan prasarana olahraga.

‎“Ini masih tahun awal pembangunan. Fasilitas olahraga kita belum sepenuhnya memenuhi standar nasional, baik dari sisi lapangan maupun perangkat pendukung lainnya,” katanya.

‎Meski begitu, ia memastikan pemerintah bersama masyarakat akan terus berupaya menghadirkan fasilitas olahraga yang layak. Harapannya, hal tersebut dapat mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Papua Selatan di kancah nasional.

‎Apolo juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kehadiran Talent Detection dapat memberi dampak nyata bagi perkembangan futsal di daerah.

‎Senada dengan itu, Ketua Panitia AFC Merauke, Celcius Herman Anthoni, berharap para peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

‎“Kami berharap ada yang terpilih, tapi semua bergantung pada performa masing-masing,” ujarnya.

‎Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menilai Papua memiliki potensi besar dalam melahirkan pemain berkualitas. Ia mengaku datang langsung untuk melihat dan membangun fondasi pembinaan yang lebih terstruktur.

‎“Pemain Papua punya skill dan talenta yang sangat kuat. Mereka punya segalanya untuk berkembang,” kata Hector.

‎Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi, dan komunitas futsal dalam membangun sistem kompetisi yang sehat. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelatih di daerah.

‎“Pelatih di sini perlu mendapat perhatian lebih. Kita ingin menciptakan lebih banyak pelatih yang teredukasi dan mudah diakses,” ujarnya.

‎Hector juga menyinggung kebutuhan fasilitas yang memadai. Menurutnya, pembangunan tidak harus berfokus pada gedung besar, melainkan pada ketersediaan lapangan dengan ukuran standar.

‎“Lebih baik punya lapangan standar yang bisa digunakan optimal, daripada GOR besar tapi tidak fungsional,” tegasnya.

‎Ia bahkan mendorong pemerintah daerah untuk berpikir lebih jauh dengan menghadirkan beberapa lapangan sekaligus yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemain.

‎Menariknya, Hector mengungkapkan Papua Selatan saat ini memiliki sekitar 20 klub futsal aktif—jumlah yang dinilai sangat potensial untuk mencetak pemain-pemain berkualitas di masa depan.

‎Dengan kombinasi talenta melimpah dan pembenahan sistem yang tepat, Papua Selatan diyakini bisa menjadi salah satu lumbung pemain futsal nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page