Provinsi Papua selatan

Tingkatkan Kesejahteraan OAP, Pemprov Papua Selatan Bangun Puluhan Rumah Tipe 45

Avatar photo
97
×

Tingkatkan Kesejahteraan OAP, Pemprov Papua Selatan Bangun Puluhan Rumah Tipe 45

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0#
Social Share

Merauke||Cendrawasih7, Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui program pembangunan rumah layak huni. Puluhan rumah tipe 45 yang dibangun menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) kini telah rampung dan siap ditempati oleh para penerima manfaat.

‎Penyerahan kunci rumah dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, kepada perwakilan penerima manfaat di Gedung Negara, Jalan Trikora, Merauke, Jumat (13/3/2026).

‎Program bantuan perumahan ini merupakan bagian dari pemanfaatan dana Otsus Papua melalui skema block grant, yang difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menyediakan hunian yang layak bagi OAP di wilayah Papua Selatan.

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Selatan yang diwakili Kepala Bidang Perumahan, Fransiskus Ciwe, dalam laporannya menjelaskan bahwa program pembangunan rumah tersebut dilaksanakan menggunakan dana Otsus pada Tahun Anggaran 2023 hingga 2025.

‎Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.

‎“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur perumahan yang layak, aman, dan sehat,” kata Fransiskus.

‎Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pembangunan rumah tipe 45 dilaksanakan di empat kabupaten dalam wilayah Provinsi Papua Selatan dengan total 19 unit rumah.

‎Pekerjaan konstruksi dilaksanakan selama 105 hari kalender, dimulai pada 9 September dan selesai pada 22 Desember 2025.

‎Secara keseluruhan, sejak program ini bergulir pada 2023 hingga 2025, Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah membangun 64 unit rumah bagi masyarakat. Jumlah tersebut baru memenuhi sekitar 14 persen dari total 940 proposal atau permohonan bantuan rumah yang diajukan masyarakat melalui pemerintah kabupaten maupun secara individu kepada dinas terkait.

‎Adapun distribusi pembangunan rumah tersebut meliputi Kabupaten Merauke sebanyak 20 unit, Kabupaten Boven Digoel 13 unit, Kabupaten Mappi 12 unit, serta Kabupaten Asmat 20 unit.

‎“Dengan selesainya pembangunan rumah tipe 45 ini, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima sekaligus mendorong peningkatan kualitas permukiman di Papua Selatan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dalam sambutannya menegaskan bahwa rumah-rumah yang telah dibangun tersebut kini telah siap dihuni oleh masyarakat penerima.

‎Menurutnya, program pembangunan rumah layak huni ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Gubernur serta Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Selatan Tahun Anggaran 2025.

‎Pemerintah provinsi, kata dia, secara khusus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah bagi masyarakat OAP yang tersebar di empat kabupaten di wilayah Papua Selatan.

‎Ia berharap program pembangunan rumah layak huni tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun dengan dukungan pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

‎Apolo juga menjelaskan bahwa rumah yang dibangun merupakan tipe 45/72, yakni rumah dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi.

‎Bangunan tersebut terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, serta kamar mandi. Sementara lahan yang tersisa masih memungkinkan untuk dikembangkan sesuai kebutuhan penghuni di masa mendatang.

‎“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan, kami mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang hari ini menerima rumah layak huni. Semoga bantuan ini memberikan manfaat nyata dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Apolo.

‎Ia juga berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan anggaran sehingga program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat Orang Asli Papua dapat terus berlanjut di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page