Merauke||Cendrawasi7, Personel Polres Merauke bergerak cepat menangani kasus pemalangan jalan yang berujung penganiayaan di Jalan Kudamati, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (19/1/2026).
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Merauke Kota AKP Susanto Bakri, S.H. mengatakan, penanganan dilakukan oleh personel Polsek Merauke Kota bersama anggota Polsek Kelapa Lima dan personel Pos Kuda Mati setelah menerima laporan adanya pemalangan jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.12 WIT. Laporan awal diterima anggota Pos Kuda Mati dari Polsek Kelapa Lima melalui handy talky (HT) terkait pemalangan di Jalan Kudamati, tepatnya di sekitar kawasan Alamanda 2.
“Mendapat laporan tersebut, anggota Pos Kuda Mati langsung menuju ke lokasi kejadian sambil menunggu dukungan Kijang Kota,” ujar AKP Susanto Bakri.
Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), situasi sudah dalam kondisi ricuh antara korban dan pelaku. Meski personel kepolisian berupaya menenangkan dan mengamankan situasi, kedua pihak tidak mengindahkan imbauan petugas hingga akhirnya terjadi penganiayaan.
“Pada saat personel tiba di TKP, situasi tidak dapat terelakkan dan berujung pada penganiayaan berupa pembacokan di bagian kepala korban,” jelasnya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku penganiayaan langsung melarikan diri. Sementara itu, korban segera dievakuasi oleh personel kepolisian ke Rumah Sakit Bunda Pengharapan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Anggota Pos Kuda Mati dan Polsek Merauke Kota langsung mengamankan korban serta memberikan tindakan pertama sebelum korban dibawa ke rumah sakit,” tambah AKP Susanto.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang melarikan diri. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian dan tidak mengambil tindakan di luar hukum,” tegasnya. (*)
