Provinsi Papua selatan

Ruang Kreatif Generasi Muda, Festival Art Mr – Oke 2025 Digelar di Merauke

Avatar photo
46
×

Ruang Kreatif Generasi Muda, Festival Art Mr – Oke 2025 Digelar di Merauke

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Monumen Kapsul Waktu Merauke menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Art Mr-Oke 2025 selama dua hari, Selasa–Rabu (9–10/12/2025). Festival ini tak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi pelestarian dan pengembangan budaya Papua Selatan yang melibatkan komunitas seni, generasi muda, hingga masyarakat umum.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXII Jayapura yang membawahi wilayah kerja empat provinsi. Melalui festival ini, Balai Pelestarian Kebudayaan memfasilitasi sanggar-sanggar seni dan komunitas budaya untuk menjaga sekaligus menghidupkan kekayaan budaya lokal.

Festival Art Mr – Oke 2025 berkolaborasi dengan sejumlah sanggar dan komunitas seni, di antaranya Chapung Art, Bope Art, Ek One, Qudin Art Mappi, Ermukim Squat, dan Day Akustik. Kolaborasi tersebut dikemas dalam rangkaian lomba pertunjukan seni serta pameran karya yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang usia.

Sejumlah lomba digelar untuk menjaring minat dan bakat generasi muda. Lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak diikuti 19 TK di Kabupaten Merauke dengan total 40 peserta. Selain itu, lomba mural tingkat SMP dan SMA/SMK diikuti 18 peserta, serta lomba tari kreasi yang diikuti delapan tim. Festival ini juga dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni dan budaya yang menyedot perhatian pengunjung.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memadati area Monumen Kapsul Waktu untuk menyaksikan penampilan seni, mengunjungi pameran, sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta. Tingginya partisipasi publik menjadi bukti bahwa festival ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Merauke.

Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihaya, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Art Mr – Oke 2025. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan karakter dan jati diri masyarakat melalui seni dan budaya.

“Pembangunan Merauke bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa masyarakat melalui pengembangan seni dan budaya yang berkelanjutan,” ujar Fauzun dalam sambutannya.

Menurutnya, kegiatan seperti Festival Art Mr – Oke sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitasnya secara sehat dan produktif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page