Provinsi Papua selatan

Perempuan Bangsa Resmi Hadir di Papua Selatan: Pengurus DPW dan Empat Kabupaten Dilantik, Evi Kristina Ajak Perempuan Jadi Kekuatan Politik Baru

Avatar photo
72
×

Perempuan Bangsa Resmi Hadir di Papua Selatan: Pengurus DPW dan Empat Kabupaten Dilantik, Evi Kristina Ajak Perempuan Jadi Kekuatan Politik Baru

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Sejarah baru tercatat di Papua Selatan. Organisasi Perempuan Bangsa, badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini resmi hadir dan terbentuk di wilayah paling timur Indonesia tersebut. Pelantikan pengurus DPW Perempuan Bangsa Papua Selatan dan empat DPC kabupaten berlangsung khidmat dan meriah, disaksikan para tokoh PKB dan tamu undangan.

Ketua terpilih DPW Perempuan Bangsa Papua Selatan, Evi Kristina, dalam sambutannya mengawali dengan ungkapan syukur dan doa. Ia menyebut momen pelantikan ini sebagai tonggak penting bagi kebangkitan perempuan di Papua Selatan.

“Hari ini terukir sejarah baru atas dilantiknya kepengurusan Perempuan Bangsa Papua Selatan. Semoga keberadaan kami memberi andil signifikan bagi peningkatan suara PKB di wilayah ini,” ujar Evi.

Tokoh Perempuan PKB Jadi Inspirasi

Dalam pidatonya, Evi juga menyinggung sosok penting yang menjadi teladan bagi kader perempuan Papua Selatan, yakni Hj. Almar Atus Sholikah, anggota legislatif senior dari PKB yang kini menjadi Dewan Pembina Perempuan Bangsa Papua Selatan.

“Beliau adalah tokoh perempuan yang dari masa ke masa berhasil duduk di kursi legislatif. Ini harus kita pertahankan dan tingkatkan. Kami berharap ke depan semakin banyak perempuan Papua Selatan duduk di DPRD provinsi, kabupaten, bahkan DPR RI,” tegasnya.

Perempuan Dorong Politik yang Lebih Adil dan Humanis

Evi menegaskan, kehadiran perempuan dalam politik bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan perspektif baru dalam isu pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.

Ia juga menyinggung tantangan budaya patriarki dan dominasi laki-laki dalam dunia politik, namun menurutnya angka partisipasi perempuan terus meningkat berkat dukungan kebijakan afirmasi dan kampanye kesetaraan.

Evi kemudian mengutip arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), pada pendidikan kader yang digelar di Jakarta beberapa hari lalu.

“Ketum mendorong seluruh kader perempuan untuk aktif menjadi srikandi politik dan mengambil peran-peran strategis yang tidak bisa dilakukan oleh laki-laki,” ucapnya.

Politik Ramah Perempuan dan Merangkul Keberagaman

Perempuan Bangsa Papua Selatan, kata Evi, akan menjadi kekuatan nyata, bukan hanya untuk memenangkan kontestasi politik tetapi juga memperjuangkan kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan.

Ia menegaskan bahwa PKB adalah partai nasionalis yang menjunjung tinggi persaudaraan dan harmoni dalam keberagaman. Karena itu, struktur Perempuan Bangsa di Papua Selatan turut merangkul perempuan asli Papua, pemeluk agama-agama sahabat, dan seluruh perempuan yang siap berjuang bersama.

“Kami dengan tangan terbuka menerima perempuan Papua Selatan untuk bersama memperjuangkan politik yang ramah perempuan,” tegas Evi.

Apresiasi untuk DPP dan Dukungan Para Tokoh

Di akhir sambutan, Evi menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, yang hadir langsung melantik para pengurus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Indra Jaya, SM, anggota DPR RI dari PKB, serta Ketua DPW PKB Papua Selatan Taufik Latarissa, yang disebut selalu memberikan dukungan penuh.

“Semoga pelantikan ini menjadi penyemangat kami untuk bekerja membesarkan PKB ke depan,” ujar Evi.

DPP: Banyak Isu Tak Bisa Diwakili Laki-Laki

Sementara itu, Ketua DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam politik nasional.

Ia mengungkap dalam tujuh bulan terakhir, Perempuan Bangsa telah meresmikan organisasi dan kaderisasi di 147 titik se-Indonesia, dengan total 13.000 kader yang kini aktif.

“Banyak isu yang tidak bisa diwakilkan oleh laki-laki, terutama pengalaman khas perempuan seperti hamil dan melahirkan. Semua itu menjadi inspirasi penting dalam pengambilan keputusan politik,” ujar Nihaya.

Dengan hadirnya kepengurusan resmi Perempuan Bangsa di Papua Selatan, DPP berharap semakin banyak perempuan yang berani tampil, bersuara, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page