Provinsi Papua selatan

Penyidikan Kasus Kiki Diperluas, Polres Kirim Tambahan Sampel ke Labfor

Avatar photo
84
×

Penyidikan Kasus Kiki Diperluas, Polres Kirim Tambahan Sampel ke Labfor

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Polres Merauke kembali membeberkan perkembangan terbaru penyelidikan kasus kematian bocah Kiki yang kini menjadi perhatian publik. Update disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Anugrah Sari Dharmawan, didampingi Kasi Humas Polres Merauke IPDA Andre MSB, saat ditemui wartawan di lobi Mapolres Merauke, Jumat (14/11/2025).

“Selamat pagi teman-teman media. Kami ingin menyampaikan perkembangan penanganan kasus dugaan pembunuhan ananda Kiki,” buka AKP Anugrah.

70 Sampel Sudah Dikirim ke Labfor

Anugrah mengungkapkan bahwa penyidik telah mengirim total 70 sampel ke Laboratorium Forensik (Labfor) untuk dianalisis.

“Kemarin kami sampaikan bahwa 62 sampel sudah dikirim. Tapi setelah kami evaluasi, itu masih kurang, sehingga kami tambahkan lagi 8 sampel. Total ada 70 sampel,” jelasnya.

Ia menegaskan, penambahan sampel dilakukan untuk memastikan proses penyidikan berjalan seakurat mungkin, mengingat kasus ini diduga merupakan tindak pidana yang berencana.

Polisi Tegas Bantah Isu Kekerasan Seksual

Menjawab isu yang ramai beredar di masyarakat soal dugaan pemerkosaan, polisi menegaskan tidak ada temuan terkait kekerasan seksual pada tubuh korban.

“Dari hasil penyelidikan, pemeriksaan medis, hingga visum, tidak ditemukan indikasi kekerasan seksual, terutama pada organ intim korban,” tegas Anugrah.

24 Saksi Sudah Diperiksa

Hingga saat ini, tim penyidik telah memeriksa 24 saksi. Namun belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Semua masih berstatus saksi. Apakah ada yang berpotensi jadi tersangka, kita menunggu hasil pendalaman dan bukti-bukti dari Labfor. Kalau nanti sudah ada penetapan, pasti akan kami rilis,” ujarnya.

Polres Gandeng Ditreskrimum Polda

Untuk mempercepat proses pengungkapan, Polres Merauke juga menggandeng Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda sebagai backup penyelidikan.

“Backup ini penting untuk mempercepat penemuan titik terang. Tujuannya agar pengungkapan pelaku bisa lebih cepat dan terang,” kata Anugrah.

Kasus Diduga Berencana, Polisi Bergerak Hati-Hati

Anugrah menambahkan bahwa penyidik berhati-hati dalam menangani kasus ini karena ada dugaan kuat bahwa peristiwa tersebut merupakan pembunuhan berencana.

“Kami tidak ingin ada kesalahan yang nantinya bisa menimbulkan pra peradilan atau masalah hukum lain. Karena itu penyidik harus teliti dan hati-hati. Yang jelas, kami akan mengungkap kasus ini seteliti dan seakurat mungkin,” tegasnya.

Minta Dukungan Masyarakat

Di akhir pernyataannya, AKP Anugrah meminta dukungan penuh dari masyarakat Merauke.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung dan mendoakan kami. Semoga pengungkapan kasus ini bisa segera terang,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page