Provinsi Papua selatan

Ketua MUI Papua Selatan Kecam Keras Kriminalitas dan Desak Pemerintah Batasi Peredaran Miras

Avatar photo
105
×

Ketua MUI Papua Selatan Kecam Keras Kriminalitas dan Desak Pemerintah Batasi Peredaran Miras

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Selatan H. Abdul Awal Gebze menyampaikan kecaman keras atas meningkatnya kasus kriminalitas yang belakangan marak terjadi di wilayah tersebut. Ia menilai, fenomena ini menjadi ancaman serius bagi keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat Papua Selatan.

“Kami dari MUI Papua Selatan mengecam keras segala bentuk tindak kriminal. Islam mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan kedamaian, bukan kekerasan dan pelanggaran hukum,” tegas H. Abdul Awal Gebze  dalam keterangan resminya di Merauke, Senin (4/11/2025).

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban yang terdampak akibat berbagai tindak kriminal yang terjadi di Papua Selatan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan, serta menjadikan kejadian ini pelajaran berharga untuk kita semua agar lebih waspada,” ujarnya.

Ketua MUI Papua Selatan kemudian mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk menindak tegas para pelaku kejahatan. Menurutnya, tindakan cepat dan tegas sangat penting untuk menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami berharap polisi segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Intensitas patroli juga harus ditingkatkan di wilayah-wilayah rawan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ketua MUI juga menyoroti peredaran minuman keras (miras) yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama tindakan kriminal. Ia meminta pemerintah daerah untuk melakukan pembatasan dan penegakan hukum secara tegas terhadap distribusi miras, baik yang legal maupun hasil produksi lokal.

“Miras adalah akar dari banyak masalah sosial dan kejahatan. Pemerintah harus tegas membatasi dan memberantas peredarannya agar masyarakat tidak terus menjadi korban,” ujarnya menegaskan.

Di akhir pernyataannya, Ketua MUI Papua Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga pemuda—untuk bersatu menjaga keamanan dan kedamaian di Papua Selatan.

“Mari kita jaga tanah ini agar tetap damai, aman, dan bermartabat. Jangan biarkan segelintir orang merusak harmoni yang telah kita bangun bersama,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page