Provinsi Papua selatan

Cekcok di Acara Kampung Berujung Maut, Pemuda di Merauke Tewas Dianiaya, 3 Rumah Dibakar

Avatar photo
83
×

Cekcok di Acara Kampung Berujung Maut, Pemuda di Merauke Tewas Dianiaya, 3 Rumah Dibakar

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Suasana duka menyelimuti Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Seorang pemuda bernama Yakobus Alalong (19) tewas usai menjadi korban penganiayaan pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIT dini hari.

Diduga, insiden bermula dari cekcok ringan di sebuah acara pertemuan warga yang berujung pada aksi kekerasan menggunakan benda tajam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong akibat luka parah yang dialaminya.

Tak berhenti di situ, kemarahan warga pun memuncak. Tercatat, tiga unit rumah warga dibakar sebagai imbas dari peristiwa tersebut.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi usai menerima laporan dini hari.

“Sekitar pukul 03.00 WIT kami menerima laporan adanya penganiayaan. Tim yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops bersama 30 personel turun ke lokasi. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun meninggal dunia,” ungkap AKBP Leonardo Yoga saat dikonfirmasi, Rabu (29/10/2025).

Kapolres menuturkan, kronologi pasti masih simpang siur karena belum ada saksi yang memberikan keterangan lengkap.

“Dari informasi sementara, awalnya terjadi cekcok di acara kampung. Salah satu pihak tersinggung hingga terjadi penganiayaan. Korban dan pelaku saling kenal, namun ucapan apa yang memicu emosi itu masih kami dalami,” jelasnya.

Pasca kejadian, Polres Merauke menambah kekuatan personel di wilayah tersebut. Selain 30 anggota dari Polres, satuan Brimob Merauke juga dikerahkan untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah aksi balasan.

“Kami terus berkoordinasi dengan tokoh adat, kepala kampung, dan tokoh agama agar situasi bisa dikendalikan. Kami ingin masalah ini diselesaikan secara damai dan hukum tetap ditegakkan,” tambah Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Naukenjerai Ipda Ramli saat dihubungi terpisah memastikan kondisi keamanan saat ini sudah berangsur kondusif.

“Hingga pukul 15.30 WIT, situasi kamtibmas di wilayah Naukenjerai masih aman dan terkendali. Kami berdoa agar situasi ini tetap stabil,” ujarnya melalui sambungan telepon.

TNI-Polri Jaga Ketat Wilayah Konflik

Aparat gabungan TNI-Polri kini berjaga di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Polisi juga tengah memburu pelaku utama penganiayaan yang identitasnya sudah dikantongi penyidik.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Merauke, mengingat konflik sosial akibat kesalahpahaman masih sering berujung tragis di daerah perbatasan Papua Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page