Provinsi Papua selatan

Ketua LMA Mappi Terima Bantuan Perahu dari Pemerintah Pusat, Simbol Dukungan untuk Masyarakat Adat

Avatar photo
89
×

Ketua LMA Mappi Terima Bantuan Perahu dari Pemerintah Pusat, Simbol Dukungan untuk Masyarakat Adat

Sebarkan artikel ini
Social Share

Mappi||Cendrawasi7, Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat di wilayah Papua Selatan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyerahan bantuan satu unit perahu ketingting lengkap dengan mesin kepada Valentinus Tanggepaimu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Mappi. Senin (22/10/2025).

Penyerahan berlangsung di Jl. Tenemoghon, Kelurahan Kepi, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, dan menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang menyasar komunitas adat di daerah terpencil. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah perairan yang menjadi nadi kehidupan warga Mappi.

Ketua LMA Mappi, Valentinus Tanggepaimu, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai memiliki komitmen kuat terhadap masyarakat adat.

“Bantuan ini bukan sekadar perahu, tapi simbol bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap masyarakat di wilayah perairan Mappi. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi, mempermudah akses transportasi, dan mempererat kebersamaan antar warga,” ujar Valentinus.

Kehadiran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus LMA Kabupaten Mappi. Mereka menilai langkah pemerintah ini memperkuat hubungan antara pusat dan masyarakat adat, serta menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan riil warga di daerah.

Kegiatan penyerahan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan ekonomi berbasis lokal dan memperluas akses transportasi sungai. Lebih dari itu, langkah ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam mewujudkan Papua Selatan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan kearifan lokalnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page