MERAUKE_C7.com
Penjabat Gubernur Papua Selatan, Rudy Sufahriadi, menegaskan larangan kepada pengurus pembina Posyandu untuk meminta dana hibah dari dinas-dinas terkait. Hal ini disampaikan saat acara pelantikan tim pembina Posyandu Provinsi Papua Selatan di Hotel Halogen Merauke, pada Selasa (7/1/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Rudy Sufahriadi mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dalam mendukung keberlanjutan Posyandu. “Jangan sampai pengurus posyandu meminta dana hibah. Yang lebih baik adalah ikut terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh dinas-dinas terkait,” ujar Rudy, yang didampingi oleh Penjabat Sekda, Maddaremmeng.
Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa pengurus Posyandu seharusnya berkolaborasi dengan dinas-dinas yang ada, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sedang membangun infrastruktur di kampung, atau Dinas Pendidikan yang melaksanakan program di desa-desa. Dia juga menyoroti pentingnya partisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan, seperti program pencegahan stunting yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan.
Gubernur berharap agar organisasi ini benar-benar berfokus pada pelayanan kepada masyarakat tanpa terjebak dalam mencari dana hibah. “Posyandu ini ada untuk membantu masyarakat, bukan untuk mencari dana,” tegasnya, menekankan bahwa setiap kegiatan harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Selatan, Ny. Luly Rudy Sufahriadi, menambahkan bahwa melalui penerbitan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, pemerintah mengukuhkan peran penting Posyandu dalam membantu pemberdayaan masyarakat. Posyandu kini memiliki tanggung jawab yang lebih luas, meliputi tidak hanya kesehatan, tetapi juga peran dalam bidang pendidikan, perumahan, ketertiban, dan sosial.
Luly juga menyampaikan bahwa tugas ini semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman. Untuk itu, kapasitas dan kualitas pelayanan Posyandu harus terus ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. “Posyandu harus menjawab tantangan zaman dan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Luly.
Dengan langkah ini, diharapkan Posyandu Provinsi Papua Selatan dapat lebih efektif dalam melayani masyarakat, tanpa terbebani dengan permintaan dana hibah, melainkan mengoptimalkan sinergi dengan berbagai sektor pembangunan. (*)
