Berita

Keputusan Sekda Tentang Penghapusan Aset Taput Diduga Melampaui Batas “Sekda disinyalir tidak Cermat”

Avatar photo
68
×

Keputusan Sekda Tentang Penghapusan Aset Taput Diduga Melampaui Batas “Sekda disinyalir tidak Cermat”

Sebarkan artikel ini
Social Share

TAPANULI UTARA_ Cendrawasih7.com
Permasalahan Kinerja Pejabat Daerah di Kabupaten Tapanuli Utara mulai menguap kepermukaan, hingga masyarakat / penggiat korupsi mulai jenuh dan apatis melihat sikap / prilaku Pejabat Pemkab Taput.

Kritikan pun mulai bermunculan atas Kinerja Pejabat Pemkab Taput yang diduga bobrok. Adapun berbagai permasalahan satu persatu mulai diungkap beberapa awak media yang mulai gencar mengungkap permasalahan Aset,PAD dan lain – lain  tetapi belum ada satu pun Pejabat Pemkab Taput yang mau memberikan komentar / jawabannya saat dicoba dimintai konfirmasi langsung atau pun konfirmasi tertulis terkait temuan data tentang indikasi dugaan korupsi dan dugaan penggelapan itu.

Dari berbagai permasalahan dugaan korupsi yang menimbulkan kebobrokan kinerja Pejabat Pemkab Taput itu salah satunya juga terkait tentang munculnya Keputusan Sekretaris Daerah No.32 tahun 2020 tentang penghapusan satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado BB 1 A pada tahun lalu, hingga memunculkan opini ditengah masyarakat bahwa Sekda Taput bagai Raja Kecil Daerah yang terkesan sewenang-wenang menghapus berbagai Aset Daerah.

Penelusuran awak media dalam mencari jawaban dan alasan akan penghapusan aset daerah itu selalu mendapatkan jalan buntu akibat tidak satu pun Pejabat Pemkab Taput yang mau dimintai keterangan / jawaban akan penghapusan aset daerah tersebut.

Seperti halnya Kepala BPKPAD berinisial “K.Sinaga” saat dimintai keterangannya melalui pesan singkat / WA yang memilih bungkan akan terkait bidang aset.

Begitu juga Kepala Inspektorat berinisial “E.Siagian” juga memilih bungkam tentang penghapusan aset daerah itu.

Berbagai kritikan tajam dari beberapa masyarakat sebagai penggiat korupsi berinisial “J.Tambunan mewakili aspirasi masyarakat mengatakan pada awak media bahwa berbagai ketertutupan informasi publik ini seakan sudah menjadi budaya di Pejabat Pemkab Taput. Hal itu diungkapkannya sebagai dugaan mengkaburkan agar fakta kinerja pemkab Taput yang terkesan bobrok beberapa tahun lamanya tidak terendus.

J.Tambunan juga menilai bahwa loyalitas Pejabat Pemkab Taput sangatlah besar pada Pimpinan, hingga apa pun fakta yang terkait tabir keburukan Kinerja Pemkab Taput akan selalu ditutupi / dibungkamkan agar tidak menjadi viral dan hangat.

Dari berbagai permasalahan Kinerja Pemkab Taput yang terindikasi dugaan korupsi dan dugaan penggelapan atas penghapusan aset daerah itu, mestinya menjadi masukan positif buat Bupati Taput “Drs.Nikson Nababan,M.Si” agar kelak tidak menimbulkan opini yg negatif ditengah masyarakat bahwa Jabatan sebagai Pejabat orang no 1 DiKabupaten Tapanuli Utara selalu Amanah tidak mengarah pada indikasi kepentingan kelompok dan kepentingan keluarga  dan harus memproritaskan kinerja baik.

 

( Redaksi/ Egp Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page