RAJA AMPAT_ Cendrawasih7.com
Bupati Raja Empat Abdul Faris Umlati SE mengandeng Universitas Pattimura untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat pesisir agar bisa mengembangkan kawasan pesisir dengan dijadikan ekowisata hutan mangrove.bertempat di aula Wayak kabupaten Raja Ampat, Rabu 02/11/2022.
Bupati menjelaskan terkait dengan ekowisata itu sendiri. Ekowisata merupakan suatu bentuk wisata yang sangat erat dengan prinsip konservasi. Ekowisata merupakan wisata berorientasi pada lingkungan untuk menjembatani kepentingan perlindungan sumberdaya alam dan industri kepariwisataan. Kegiatan ekowisata dapat menciptakan dan memuaskan keinginan akan alam, tentang eksploitasi potensi wisata untuk konservasi dan pembangunan serta mencegah dampak negatif terhadap ekosistem, kebudayaan dan keindahan.
“Jadi saya mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan dan pastinya sumber daya alam itu sendiri, amari kita jaga bersama- sama agar kelestarian dan keindahannya tetap terjaga, karena siapa lagi kalau bukan kita-kita dan pastinya untuk anak cucu kita,” Jelasnya.
Beliau juga menambahkan dengan adanya Kegiatan ekowisata mangrove dapat memberi dampak secara sosial, ekologi dan ekonomi bagi masyarakat. Untuk itu, pengelolaan hutan mangrove tidak boleh mengesampingkan masyarakat setempat, namun membuka akses kepada masyarakat lokal terhadap distribusi manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal inilah dituntun agar ada kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Dengan mengembangkan kawasan ekowisata ini secara tidak langsung bisa meningkat kan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri dan pastinya bisa terjaga agar tetap asri,” Pungkasnya.
( Redaksi/ Ivan)
