CENDRAWASI7.COM || AIMAS, PAPUA BARAT DAYA, Pembangunan Masjid Agung Al-Mulk di Kampung Fafi, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, resmi dimulai melalui kegiatan Groundbreaking Ceremony atau peletakan batu pertama. Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Bupati Sorong, Dirintel Polda Papua Barat Daya, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Momentum ini menjadi langkah awal pembangunan rumah ibadah yang diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Islam, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kerukunan, dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Sorong.
Dalam sambutan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, disampaikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan pemerintah harus memberikan manfaat nyata dan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat, baik di Kabupaten Sorong maupun di seluruh wilayah Papua Barat Daya.
Wagub juga menyinggung kontribusi Petrogas dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, saat ini masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang semakin stabil. Hal tersebut menjadi salah satu contoh bahwa pembangunan harus menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar terlihat sebagai proyek fisik, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, pembangunan Masjid Agung Al-Mulk diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan, meningkatkan pembinaan umat, serta mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat Daya.
Kehadiran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pembangunan. Masjid Agung Al-Mulk diharapkan kelak menjadi pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang membawa manfaat bagi generasi mendatang.
Red





