MERAUKE, CENDRAWASI7.COM – Sebanyak tujuh calon siswa (Casis) Bintara Prajurit Karier (PK) Pria TNI Angkatan Udara mengikuti sidang Pemeriksaan Akhir (Pantukhir) Daerah di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) J.A. Dimara, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (26/10/2026).
‎
‎Ketujuh peserta tersebut kini berada di tahap akhir seleksi tingkat daerah sebelum berkesempatan melanjutkan perjuangan ke seleksi tingkat pusat di Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
‎
‎Sidang Pantukhir yang berlangsung di Ruang Rajawali Lanud J.A. Dimara itu dipimpin langsung oleh Komandan Lanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto, S.M., M.M., bersama panitia dan tim seleksi daerah.
‎
‎Pantukhir merupakan tahapan penentuan akhir dalam proses seleksi calon prajurit. Pada tahap ini, seluruh hasil pemeriksaan dan penilaian peserta dievaluasi untuk menentukan kelayakan mereka mengikuti seleksi berikutnya.
‎
‎Tujuh casis yang mengikuti sidang tersebut sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi dalam penerimaan Bintara PK Pria TNI AU Gelombang III/A-59 Tahun Anggaran 2026.
‎
‎Dalam sidang, panitia memaparkan hasil pemeriksaan masing-masing peserta untuk dibahas dan dievaluasi bersama. Proses tersebut dilakukan guna memastikan keputusan yang diambil berdasarkan hasil penilaian secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
‎
‎Danlanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto, menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI AU dilaksanakan secara bersih, jujur, transparan, dan tidak dipungut biaya.
‎
‎Ia menekankan bahwa setiap calon prajurit memiliki kesempatan yang sama untuk lolos seleksi berdasarkan kemampuan, kualitas, serta kesiapan fisik dan mental masing-masing.
‎
‎Danlanud juga mengingatkan para peserta agar tidak cepat berpuas diri. Sebab, perjuangan mereka untuk menjadi prajurit TNI AU masih harus melewati tahapan seleksi di tingkat pusat.
‎
‎Para casis diminta terus menjaga kesehatan, meningkatkan kesiapan fisik dan mental, serta mempertahankan semangat dan kedisiplinan selama mengikuti seluruh proses seleksi.
‎
‎Selain itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah asalnya ketika bersaing dengan calon prajurit dari berbagai wilayah Indonesia.
‎
‎Bagi ketujuh peserta, sidang Pantukhir Daerah menjadi salah satu tahapan penting dalam perjuangan mewujudkan cita-cita mengenakan seragam TNI Angkatan Udara.
‎
‎Melalui proses seleksi ini, Lanud J.A. Dimara berharap dapat menjaring calon prajurit berkualitas yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, integritas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
‎
‎Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan pada tingkat daerah selanjutnya akan mengikuti seleksi pusat di Lanud Adi Soemarmo, Solo, sebelum nantinya ditentukan kelulusannya sebagai calon Bintara TNI AU. (C7)





