Papua Selatan

Pemkab Merauke Tingkatkan Kemampuan Kader Posyandu, Kesejahteraan Ikut Disorot

Avatar photo
×

Pemkab Merauke Tingkatkan Kemampuan Kader Posyandu, Kesejahteraan Ikut Disorot

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7 . Com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Papua Selatan, terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk memperkuat kemampuan dan profesionalisme dalam menangani kesehatan ibu dan anak.

‎

‎Bupati Merauke, Yoseph Blandip Gebze, mengatakan kader Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah berbagai persoalan kesehatan masyarakat, terutama stunting dan gizi buruk pada anak.

‎

‎Hal itu disampaikan Bupati saat membuka pelatihan kader Posyandu di Aula Kantor Bupati Merauke, Selasa (20/10/2026).

‎

‎Menurut Gebze, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak dini. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Merauke menghadapi Indonesia Emas 2045.

‎

‎Ia menegaskan, anak-anak Merauke merupakan generasi penerus yang harus dipersiapkan agar tumbuh sehat, cerdas, produktif, dan memiliki daya saing.

‎

‎Karena itu, pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sakit, tetapi juga harus mengedepankan langkah pencegahan.

‎

‎**Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting**

‎

‎Gebze menjelaskan, keberadaan Posyandu sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan stunting, gizi buruk, anemia pada ibu hamil, hingga berbagai risiko kesehatan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.

‎

‎Menurutnya, peningkatan kapasitas kader perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat semakin optimal.

‎

‎”Agar pemantauan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal,” ujar Gebze.

‎

‎Ia berharap kader Posyandu tidak hanya menjalankan kegiatan penimbangan dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, tetapi juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak.

‎

‎Dengan kemampuan yang terus ditingkatkan, kader diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali risiko gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

‎

‎Gebze juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah mengabdikan waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

‎

‎Ia meminta para peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat kemampuan dalam memberikan pelayanan.

‎

‎”Kader Posyandu diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan,” tegasnya.

‎

‎**Bupati Gebze Beri Perhatian pada Honor Kader Posyandu**

‎

‎Selain menekankan peningkatan kualitas pelayanan, Gebze turut menyinggung persoalan kesejahteraan kader Posyandu, termasuk besaran honorarium yang diterima selama menjalankan tugas.

‎

‎Ia memastikan persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, penataan honorarium perlu melalui kajian dengan mempertimbangkan sejumlah aspek.

‎

‎Di antaranya kewenangan pemerintah kampung, pelaksanaan program Posyandu, serta kemampuan anggaran daerah.

‎

‎Dengan demikian, kebijakan mengenai kesejahteraan kader diharapkan dapat disusun sesuai ketentuan dan kondisi keuangan daerah.

‎

‎Melalui pelatihan ini, Pemkab Merauke berharap kader Posyandu semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

‎

‎Penguatan peran Posyandu juga diharapkan menjadi salah satu langkah dalam menekan angka stunting sekaligus mempersiapkan generasi Merauke yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page