Boven Digoel, Cendrawasi7.com – Kebakaran melanda perkebunan kelapa sawit milik PT Tunas Sawa Erma (TSE) POP A Camp 19 di Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Sekitar 1.800 hektare lahan dilaporkan terdampak.
Kebakaran berlangsung sejak Selasa (6/10/2026) malam hingga Rabu (7/10/2026) siang. Sebanyak 50 personel dan 20 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api di perkebunan yang berada di Jalan Trans Papua Km 19 tersebut.
Berdasarkan laporan kejadian, Kepala Damkar di Asiki, Arnold Taher, menerima informasi kebakaran dari karyawan PT TSE sekitar pukul 21.00 WIT. Ia kemudian menghubungi tim pemadam di Camp 19 sekaligus menyiapkan tim dari Asiki untuk menuju lokasi.
Tim pemadam Camp 19 tiba sekitar pukul 21.15 WIT dan langsung melakukan pemadaman. Sepuluh menit kemudian, tim dari Asiki datang untuk membantu penanganan.
Upaya pemadaman berlangsung sepanjang malam hingga keesokan harinya. Api dilaporkan berhasil dipadamkan pada Rabu (7/10) sekitar pukul 11.00 WIT, meski kepulan asap masih terlihat di sejumlah titik.
Lahan yang terdampak tersebar di enam divisi perkebunan, yakni Divisi I sebanyak delapan blok, Divisi II tujuh blok, Divisi V lima blok, Divisi VI enam blok, serta Divisi VII dan VIII masing-masing empat blok.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat diperkirakan.
Laporan tersebut menyebut api diduga berasal dari pembakaran hutan oleh orang tidak dikenal di kawasan yang berbatasan dengan perkebunan. Api kemudian terbawa angin dan merambat ke lahan sawit. Namun, dugaan penyebab itu masih perlu dipastikan lebih lanjut.
Meski api utama dilaporkan padam, potensi kebakaran kembali masih menjadi perhatian. Laporan yang sama mencatat adanya titik yang belum sepenuhnya padam serta kondisi cuaca panas akibat kemarau panjang. (C7)





