Papua Selatan

Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Arafura Merauke, 8 Orang Selamat-1 ABK Hilang

Avatar photo
×

Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Arafura Merauke, 8 Orang Selamat-1 ABK Hilang

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Kapal jaring KMN Rizki Jaya Utama 01 dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran di Laut Arafura, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Delapan dari sembilan orang di kapal tersebut selamat, sementara satu anak buah kapal (ABK) bernama Salam (54) masih dalam pencarian.

‎

‎Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, seluruh ABK sempat berkumpul menggunakan alat apung saat kapal tenggelam. Namun, gelombang besar menghantam hingga membuat mereka terhempas dan terpencar.

‎

‎Setelah dilakukan pengecekan dan konfirmasi, Salam diketahui tidak berada bersama delapan orang lainnya. Keberadaannya belum diketahui hingga operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara.

‎

‎Informasi kecelakaan kapal itu diterima petugas Bakamla, Agus, dari pemilik kapal melalui sambungan telepon pada Kamis (1/10/2026) pukul 17.13 WIT. Kapal berkapasitas 26 GT tersebut diketahui milik Muhammad Jainuri.

‎

‎Menindaklanjuti laporan itu, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke bergerak dari posko menuju dermaga RIB 03 sekitar pukul 22.35 WIT. Tim kemudian berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan perahu RIB 03 pada pukul 23.00 WIT.

‎

‎Pencarian berlangsung hingga Jumat (2/10/2026) dini hari. Namun, kondisi gelap, jarak pandang terbatas, dan gelombang tinggi membuat tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pada pukul 01.30 WIT.

‎

‎Hingga pencarian dihentikan sementara, Salam belum ditemukan. Dalam rencana operasi hari kedua, pencarian dijadwalkan kembali dimulai Jumat (2/10) pukul 05.30 WIT.

‎

‎Operasi SAR melibatkan lima rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, serta unsur Pos Torasi, Bakamla, Polairud, dan pemilik kapal.

‎

‎Tim menggunakan RIB 03 dengan dukungan peralatan komunikasi dan navigasi, termasuk telepon satelit, handy talky, serta GPS. Berdasarkan laporan SAR, cuaca di wilayah operasi cerah berawan dengan angin dari timur hingga tenggara berkecepatan 15–45 kilometer per jam. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page