KesehatanPapua Selatan

21 Dokter Internsip Disebar ke 3 Kabupaten di Papua Selatan, Bertugas Setahun

Avatar photo
×

21 Dokter Internsip Disebar ke 3 Kabupaten di Papua Selatan, Bertugas Setahun

Sebarkan artikel ini
Social Share

Merauke||Cendrawasi7, Sebanyak 21 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia angkatan ketiga tahun 2026 akan bertugas di tiga kabupaten di Papua Selatan. Mereka ditempatkan di Merauke, Mappi, dan Boven Digoel, masing-masing tujuh orang.

‎

‎Serah terima peserta dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Papua Selatan, dr. Benedicta C. H. Rahangiar, MARS, di RSUD Merauke, Rabu (30/9/2026).

‎

‎Benedicta menjelaskan, para dokter akan menjalani program selama satu tahun di fasilitas pelayanan kesehatan atau wahana internsip yang telah memenuhi persyaratan. Selama bertugas, mereka akan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

‎

‎Penugasan dibagi menjadi dua tahap, yakni enam bulan di rumah sakit umum daerah (RSUD) dan enam bulan di puskesmas. Melalui rotasi tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman pelayanan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama.

‎

‎Dalam kegiatan itu, peserta diserahterimakan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel. Sementara itu, dokter yang ditempatkan di Mappi dan Boven Digoel dijadwalkan berangkat menuju daerah penugasan pada Kamis (1/10/2026).

‎

‎Benedicta berharap seluruh proses penempatan berjalan lancar sehingga para dokter dapat menjalankan tugas secara maksimal di kabupaten masing-masing.

‎

‎Ia juga berharap pengalaman selama satu tahun bertugas dapat menumbuhkan kecintaan para dokter terhadap Papua Selatan. Setelah menyelesaikan program internsip, mereka diharapkan bersedia kembali bergabung untuk melayani masyarakat.

‎

‎Kesempatan itu, menurut Benedicta, dapat ditempuh melalui program penugasan khusus Ha Anim Sehat yang melayani wilayah terpencil dan sangat terpencil di Papua Selatan.

‎

‎Dengan demikian, masa internsip diharapkan menjadi awal keterlibatan para dokter dalam memperkuat pelayanan kesehatan di daerah tersebut. (C7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page