MERAUKE || Cendrawasi7 – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus merawat persatuan dan persaudaraan sebagai modal bersama dalam membangun Papua Selatan.
Pesan itu disampaikan Apolo saat menghadiri kegiatan Kopi Senja bersama Forkopimda Papua Selatan di Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XI Merauke, Jumat (4/9/2026).
Menurut Apolo, silaturahmi antarpimpinan daerah tidak sekadar menjadi ruang pertemuan, tetapi juga penting untuk memperkuat kebersamaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
”Kebersamaan diharapkan terus terjaga dari waktu ke waktu, supaya semua dalam satu payung persaudaraan, karena seluruh manusia ciptaan Tuhan sama,” kata Apolo.
Ia berharap persaudaraan yang telah terbangun dapat terus tumbuh tanpa dibatasi kepentingan pribadi maupun kelompok. Dengan semangat tersebut, seluruh unsur di Papua Selatan diharapkan dapat bergerak bersama membangun daerah.
Apolo kemudian menggambarkan orientasi pengabdian manusia melalui tiga tingkatan yang ia sebut sebagai kasta kesadaran, kesatria, dan brahmana.
Menurutnya, kasta kesadaran menggambarkan seseorang yang pikiran dan pekerjaannya masih berfokus pada kepentingan diri sendiri, keluarga, kelompok, etnis, agama, organisasi maupun partainya.
Sementara pada tingkatan kesatria, kata Apolo, seseorang telah mengarahkan karya dan pengabdiannya untuk kepentingan masyarakat dan bangsa.
Adapun tingkatan brahmana menggambarkan pengabdian yang lebih luas, yakni berorientasi pada kemanusiaan tanpa melihat perbedaan suku, agama, etnis maupun latar belakang seseorang.
Apolo menegaskan semangat tersebut penting diterapkan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Ia berharap persatuan yang terjalin di antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh unsur Forkopimda dapat semakin memperkuat semangat bersama dalam melayani masyarakat dan mendorong pembangunan Papua Selatan.
Sebelumnya, Komandan Kodaeral XI Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto menyambut para tamu yang hadir dalam Kopi Senja tersebut. Ia menyebut kehadiran Forkopimda dan para undangan di Mako Kodaeral XI sebagai sebuah kehormatan.
Joko juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persaudaraan setelah masing-masing unsur menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya.
”Kebersamaan dan persaudaraan kita, itulah yang paling penting. Kebersamaan ini tetap harus dijaga, persatuan dan persaudaraan di antara kita supaya kita tetap bahu-membahu dalam melaksanakan tugas dan mendorong pembangunan negara yang kita cintai ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Joko turut memperkenalkan jajaran pejabat utama Kodaeral XI kepada para tamu undangan. Kegiatan Kopi Senja pun menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antar pimpinan dan instansi di Papua Selatan. (*)





