Papua Selatan

Cekcok di Rumah Berujung Maut, Warga Kaiburse Merauke Tewas Terkena Panah

Avatar photo
×

Cekcok di Rumah Berujung Maut, Warga Kaiburse Merauke Tewas Terkena Panah

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE || Cendrawasi7 – Seorang warga Kampung Kaiburse, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, berinisial JPG (25) meninggal dunia setelah diduga terkena anak panah di bagian dada. Polisi bergerak melakukan pencarian dan mengamankan terduga pelaku berinisial FVG (20).

‎

‎Peristiwa itu terjadi di salah satu rumah warga Kampung Kaiburse pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.

‎

‎Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula saat korban terlibat pertengkaran mulut dengan adiknya terkait persoalan makanan di rumah.

‎

‎Tak lama kemudian, FVG disebut datang dengan membawa busur dan anak panah. Saat bertemu korban, FVG diduga melepaskan satu anak panah yang kemudian mengenai dada korban, tepatnya di bawah ulu hati.

‎

‎Dalam kondisi terluka, JPG masih sempat meminta pertolongan kepada istrinya. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Kumbe untuk mendapatkan penanganan medis.

‎

‎Korban tiba di puskesmas sekitar pukul 01.10 WIT, Senin (24/8/2026). Namun kondisinya terus menurun. Sekitar 10 menit kemudian atau pukul 01.20 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga medis.

‎

‎Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka akibat tusukan anak panah pada bagian dada dengan kedalaman sekitar 10-11 sentimeter. Selain itu, ditemukan luka robek pada lengan kiri yang diduga akibat benda tajam.

‎

‎Usai kejadian, terduga pelaku dilaporkan melarikan diri. Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos kemudian memerintahkan personelnya melakukan pencarian.

‎

‎Sekitar pukul 06.00 WIT, personel Polsek Kurik yang dipimpin Kanit Intelkam Aiptu Herri Margo menggelar apel dan arahan sebelum bergerak mencari FVG.

‎

‎Polisi juga berkoordinasi dengan kepala kampung, tokoh adat, serta masyarakat Kampung Kaiburse. Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 07.30 WIT, FVG berhasil diamankan tanpa perlawanan.

‎

‎Terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Pos Malind Distrik Kumbe. Pada pukul 08.15 WIT, FVG dibawa ke Mako Polsek Kurik untuk diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

‎

‎Dalam penanganan kasus tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu anak panah.

‎

‎Polsek Kurik juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban, pemerintah kampung, tokoh adat, dan masyarakat untuk mencegah munculnya persoalan lanjutan serta menjaga keamanan di wilayah tersebut.

‎

‎Hingga pemantauan terakhir, situasi di Kampung Kaiburse dan sekitarnya dilaporkan aman dan kondusif. Polisi memastikan perkara tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page