Papua Selatan

HIMPSI Papua Selatan Gelar Psikotes untuk Pelajar Merauke, Bantu Petakan IQ hingga Bakat Minat

Avatar photo
×

HIMPSI Papua Selatan Gelar Psikotes untuk Pelajar Merauke, Bantu Petakan IQ hingga Bakat Minat

Sebarkan artikel ini
Social Share

MERAUKE || Cendrawasi7 – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Papua Selatan menggelar psikotes bagi pelajar SMP dan SMA di Merauke. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-2 HIMPSI Papua Selatan sekaligus upaya membantu pelajar mengenali kemampuan intelektual, bakat, dan minat sebelum menentukan pendidikan lanjutan.

‎

‎Kegiatan berlangsung di lingkungan SMA YPK Merauke, Sabtu (22/8/2026).

‎

‎Ketua Panitia, Dandy Satyagraha Burhan Wiradinata, S.Psi., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberadaan HIMPSI Papua Selatan kepada masyarakat. Organisasi profesi psikologi itu baru sekitar dua tahun hadir di wilayah Papua Selatan.

‎

‎“Selain memperkenalkan HIMPSI di Merauke, kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa HIMPSI Papua Selatan hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan psikologis,” kata Dandy.

‎

‎Psikotes tersebut terselenggara melalui kerja sama HIMPSI Papua Selatan dengan Lembaga Bantuan Psikologi yang berlokasi di Jalan Pendidikan, Merauke.

‎

‎Dandy menjelaskan, kegiatan menyasar pelajar SMP dan SMA, terutama siswa kelas akhir yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Melalui tes IQ serta tes bakat dan minat, peserta diharapkan memperoleh gambaran mengenai potensi diri sehingga lebih terarah dalam menentukan pilihan pendidikan maupun rencana masa depan.

‎

‎“Tujuan utamanya membantu adik-adik di Merauke yang mungkin sebelumnya belum pernah mengikuti tes IQ ataupun tes bakat dan minat. Harapannya, mereka bisa mengetahui potensi diri dan menentukan langkah ke depan,” ujarnya.

‎

‎59 Pelajar Ikuti Psikotes

‎

‎HIMPSI Papua Selatan awalnya menargetkan 100 peserta. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 59 pelajar telah mendaftar untuk mengikuti psikotes.

‎

‎Menurut Dandy, antusiasme tersebut menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya mengenali potensi dan kondisi psikologis anak.

‎

‎“Kami sangat senang karena ternyata banyak orang tua yang mendukung anak-anaknya untuk berkembang lebih baik dan mulai menyadari pentingnya aspek psikologis,” katanya.

‎

‎Peserta berasal dari berbagai sekolah di Merauke. Informasi kegiatan awalnya disampaikan ke sejumlah sekolah, di antaranya SMP dan SMA Negeri 1, Negeri 2, serta Kalam Kudus. Informasi tersebut kemudian menyebar sehingga pelajar dari sekolah lainnya turut mendaftar.

‎

‎Dalam kegiatan ini, peserta menjalani tes IQ serta tes bakat dan minat. Hasil psikotes bukan untuk menentukan kelulusan maupun membuat peringkat antarpeserta, melainkan memetakan kemampuan dan potensi masing-masing anak.

‎

‎Dandy menegaskan, hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi peserta dan orang tua dalam menentukan pilihan pendidikan serta pengembangan diri sesuai kemampuan, bakat, dan minat anak.

‎

‎Tes IQ juga dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kemampuan intelektual seseorang, termasuk sebagai salah satu bahan pendukung bagi mereka yang membutuhkan pemeriksaan psikologis untuk keperluan tertentu, seperti persiapan mengikuti seleksi TNI, Polri, maupun instansi lainnya.

‎

‎“Tidak ada standar lulus atau tidak lulus. Kami ingin mengetahui bakat, potensi, dan tingkat IQ masing-masing anak sehingga nantinya bisa diarahkan sesuai kebutuhan mereka,” jelas Dandy.

‎

‎Setelah menjalani tes, peserta tidak hanya menerima hasil tertulis. HIMPSI Papua Selatan menjadwalkan pembagian hasil pada pekan berikutnya yang akan disertai sesi konseling bagi anak dan orang tua.

‎

‎Dorong Kesadaran Kesehatan Mental

‎

‎Psikotes ini merupakan kegiatan kedua yang digelar HIMPSI Papua Selatan di Merauke. Sebelumnya, HIMPSI mengadakan workshop mengenai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), termasuk membahas ADHD dan gangguan belajar, dengan menghadirkan narasumber dari HIMPSI Pusat.

‎

‎Workshop yang dipusatkan di Aula SMP Negeri 1 Merauke tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

‎

‎Selain kegiatan edukasi, layanan terapi bagi anak berkebutuhan khusus juga tersedia melalui Lembaga Bantuan Psikologi di Jalan Pendidikan. Sementara itu, layanan konseling umum dapat diakses melalui praktik mandiri psikolog klinis yang ada di Merauke.

‎

‎Dandy berharap HIMPSI Papua Selatan semakin aktif menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain memperkenalkan keberadaan organisasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental dan pendampingan psikologis.

‎

‎Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan mental perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan prestasi akademik. Hal tersebut terutama penting bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan khusus agar potensi maupun kebutuhannya dapat dikenali sejak dini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page